GIANYAR – Salah satu upaya mencegah Covid-19 makin meluas, wilayah Desa Kenderan, Tegalalang, Gianyar disemprot cairan eco enzym. Harapannya agar usai kegiatan keagamaan dan adat tidak terjadi klaster baru, serta bisa menekan meningkatnya kasus Covid-19 di Desa Kenderan. Hal itu diungkapkan Kepala Desa Kenderan, I Dewa Gede Jaya Kesuma, Senin (2/8/2021).
Dia memaparkan, harapan bisa menekan kasus Corona itu karena eco enzym merupakan disinfektan nabati yang ramah lingkungan. “Di samping prokes, kami lakukan berbagai upaya lain, termasuk penyemprotan eco enzym,” sebutnya.
Dalam penanganan pandemi ini, dia bersama Satgas Desa, desa adat dan masyarakat desa terus berupaya dengan mengikuti petunjuk pemerintah, terutama dalam pencegahan. Termasuk dengan vaksinasi warga dan menjalankan PPKM.
Upaya “menyerang” ke sasaran virus yang dapat hidup di tempat udara, droplet, dan lingkungan tercemar, dijalankan dengan penyemprotan eco enzym. “Kami berharap secara rutin dan serentak bisa kami lakukan upaya preventif ini secara berkesinambungan,” tambahnya.
Penyemprotan eco enzym ini, ungkapnya, melibatkan Korem 163/Wirasatya bersama jajarannya, kendaraan unit dekontaminasi Nubika (Nuklir, Biologi dan Kimia), serta kepala lingkungan di 10 banjar dinas. Relawan Desa juga dilibatkan untuk melaksanakan penyemprotan serentak di seluruh wilayah Desa Kenderan.
Tak sekadar main semprot, kata Kesuma, sebelumnya juga dilangsungkan persembahyangan bersama di Pura Geriya Sakti Manuaba untuk mohon agar pandemi bisa segera teratasi. Selanjutnya warga nunas tirta dan dimasukkan ke peralatan penyemprotan media air dan eco enzym. Setelah itu baru disemprotkan di tempat yang telah disasar sesuai tugas masing-masing banjar.
Salah satu warga Kenderan, I Made Lapur, mendukung langkah yang dilakukan Kepala Desa Kenderan dalam memutus rantai penyebaran Covid-19. “Ini sangat positif, apalagi yang digunakan untuk menyemprot adalah bahan organik. Saya harap setelah penyemprotan ini polusi udara bisa berkurang, dan tentunya penyebaran Covid-19 bisa dihentikan,” harapnya. adi























