GIANYAR – Sebelum rapat paripurna, Senin (25/7/2022) dimulai, Ketua DPRD Gianyar, I Wayan Tagel Winarta, minta waktu sejenak. Atas nama seluruh anggota dan staf DPRD Gianyar, dia mengucapkan selamat ulang tahun kepada Bupati Gianyar, Made Mahayastra. “Semoga sehat selalu, bisa membawa Gianyar lebih maju dan sukses. Aman dua periode,” serunya.
Selepas itu, terdengar alunan lagu “Selamat Ulang Tahun” diiringi puluhan staf DPRD Gianyar membawa kue dan tumpeng ulang tahun. Seluruh anggota Dewan dan pimpinan OPD yang hadir dalam rapat spontan berdiri, dan ikut bernyanyi.
Saat pemotongan tumpeng dan kue, potongan kue pertama diserahkan kepada Tagel Winarta, selanjutnya kepada Wakil Ketua DPRD Gianyar, anggota Dewan dan pimpinan OPD. Setelah perayaan ulang tahun, rapat paripurna dimulai.
Dalam rapat paripurna itu, DPRD Gianyar menyetujui Raperda tentang APBD Perubahan Tahun 2022 untuk disahkan menjadi Perda pada 27 Juli mendatang. Hal tersebut terwujud setelah dilaksanakannya rapat bersama antara DPRD bersama Bupati Gianyar dan seluruh jajaran di Ruang Sidang DPRD, Senin (25/7/2022).
Pada rapat yang dipimpin Tagel Winarta bersama Wakil Ketua, I Gusti Ngurah Anom Masta, keempat fraksi DPRD menyatakan setuju mengesahkan Raperda itu menjadi Perda Kabupaten Gianyar.
Pernyataan Fraksi PDIP melalui Ketut Sudarsana, Fraksi Demokrat lewat Made Janji, Made Togog menyampaikan pandangan Fraksi Golkar dan Ketut Astawa Suyasa dari Fraksi Indonesia Raya, semua menyatakan setuju untuk mengesahkan Raperda menjadi Perda.
Dalam rancangan APBD Perubahan tahun 2022, pendapatan daerah direncanakan Rp2,437 triliun lebih. Terdiri dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp1,188 triliun lebih atau 48,76 persen, dan Pendapatan Transfer direncanakan Rp1,248 triliun lebih atau 51,24 persen.
Jika dibandingkan dengan PAD Induk Tahun Anggaran 2022, Rencana PAD dalam rancangan perubahan mengalami peningkatan sebesar Rp263,634 miliar lebih atau 28,51 persen. Peningkatan PAD dalam rancangan Perubahan APBD telah mempertimbangkan potensi yang terjadi di lapangan.
Selanjutnya Belanja Daerah direncanakan sebesar Rp2,476 triliun lebih, terdiri dari Belanja Operasi Rp1,782 triliun lebih atau 71,98 persen dari total belanja daerah, Belanja Modal sebesar Rp472,398 miliar lebih atau 19,07 persen, Belanja Tidak Terduga sebesar Rp600 juta atau 0,02 persen, dan Belanja Transfer sebesar Rp220,802 miliar lebih atau 8,91 persen.
Maka dalam perhitungan akan terjadi defisit anggaran dalam Rancangan Perubahan APBD Kabupaten Gianyar Tahun Anggaran 2022 yaitu sebesar Rp.39,701 miliar lebih dan akan dapat ditutupi dari pembiayaan netto sebesar Rp.39,701 miliar lebih.
Mengawali sambutannya, Bupati Mahayastra mengaku bahagia dan terharu, karena untuk kali pertama kali hari ulang tahunnya dirayakan seluruh rakyat Gianyar, yang diwakili anggota DPRD Gianyar. Dia mengajak seluruh jajaran dan DPRD Gianyar untuk lebih cekatan dalam melakukan pendataan potensi-potensi yang ada, agar bisa meningkatkan PAD.
Mahayastra juga mengaku akan mengatur irama pemerintahan dengan baik agar berjalan dengan stabil. “Setelah ini disepakati, bagaimana nantinya kita mengatur irama pemerintahan. Kita lakukan mana kegiatan yang bisa dijalankan, mana yang tidak,” ujarnya.
Dalam pembahasannya, Made Togog dari Fraksi Golkar juga menyoroti dana cadangan untuk menyongsong Pilkada 2024, serta bantuan dana ngaben atau bansos. Menjawab hal tersebut, Mahayastra tegas mengatakan dana cadangan Pilkada akan dianggarkan tahun 2023 senilai Rp30 miliar.
“Bantuan ngaben kita berikan 2 juta per sawa. Ini tidak mungkin saya abaikan karena ini program kita bersama, jadi ini bisa kita cairkan terkecuali proposalnya masuk terlambat,” janjinya. adi
























