BANGLI – Wakil Bupati (Wabup) Bangli, I Wayan Diar, menyatakan siap turun untuk mengedukasi masyarakat demi mempercepat capaian target vaksinasi Covid-19. Hal itu dilakukan mengingat masih adanya masyarakat yang enggan untuk divaksin. Hal itu disampaikan Wabup Diar saat memimpin rapat evaluasi dan percepatan penanganan Covid-19 di kantor Bupati Bangli, Jumat (25/6/2021).
Kadis Kesehatan Bangli, dr. I Nengah Nadi, pada rapat itu menyampaikan, selama ini ada dua keluhan yang disampaikan beberapa kepala Puskesmas sebagai kendala untuk mencapai target vaksin. Pertama, tidak adanya jaringan internet untuk input data; kedua, tingkat partisipasi kehadiran masyarakat untuk divaksin sangat rendah.
Mendengar keluhan itu, Wabup Diar mendaku secepatnya mengumpulkan perbekel yang tingkat kehadiran warganya untuk divaksin rendah. “Saya siap keliling Bangli turun langsung mengedukasi masyarakat, dimulai dari pemanggilan untuk edukasi perbekel dan kepala dusun yang tingkat kehadiran warganya masih kurang. Sebab, kita ingin Bangli sehat dan terbebas dari Covid-19,“ tegasnya.
Khusus untuk jaringan internet, dia mengaku telah berkoordinasi dengan dinas Kominfo untuk menyediakan jaringan internet. Meski mencapai target maksimal diakui tidak mudah, dia mengajak jajarannya tetap kerja keras dan tetap maju. Para kepala puskesmas juga diminta selalu sinergi dengan pihak kecamatan dan desa, dalam sosialisasi dan memberi pemahaman vaksin ini sampai seluruh masyarakat Bangli bisa tervaksin.
Dari data yang ada, saat ini sasaran vaksinasi memang baru mencapai 58 persen. Targetnya pada 10 Juli nanti secara keseluruhan sasaran vaksinasi yang ditetapkan 70 persen tuntas dilakukan. Karena itu, kecepatan pelaksanaan vaksinasi memang harus lebih dikencangkan. Terlebih vaksin Sinovac masa kedaluwarsa ada yang sampai akhir bulan Juli, makanya harus dimanfaatkan optimal.
Wabup Diar menyebut stok vaksin untuk Bangli sejauh ini sangat aman, karena memang belum mencapai target. Apalagi berapapun kebutuhannya akan dipenuhi oleh Pemprov Bali. Dengan kata lain, semua sasaran yang telah ditetapkan bisa tercapai.
Agar dapat mencapai itu, dia mengimbau masyarakat tidak takut dan ragu untuk divaksin. Sebab, vaksinasi diyakini sebagai cara efektif untuk bisa mencegah penyebaran Covid-19. “Kita juga tetap mengingatkan, masyarakat untuk tetap disiplin menerapkan prokes demi kebaikan diri sendiri dan orang lain,” pungkasnya. gia























