POSMERDEKA.COM, JAKARTA – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir menyebutkan anggaran untuk pemusatan latihan nasional (pelatnas) untuk menghadapi ajang multi cabang ke depan segera dicairkan oleh Kementerian Keuangan.
“Menteri Keuangan melalui jajaran di direktorat jenderal menyampaikan, dalam satu atau dua minggu ke depan (akan mencairkan tambahan anggaran). Mudah-mudahan ada kabar baik,” kata Erick Thohir kepada awak media di Jakarta, Jumat (31/7/2026).
Dia menjelaskan kepastian pencairan anggaran tersebut menjadi kabar yang dinantikan oleh berbagai pemangku kepentingan olahraga nasional.
Ketersediaan anggaran bertujuan kepastian program pembinaan atlet berjalan sesuai rencana, terutama menghadapi sejumlah agenda internasional dalam kalender kompetisi beberapa tahun ke depan.
Meskipun anggaran terbatas, menurutnya, pelatnas tetap dijalankan untuk atlet-atlet prioritas menuju ajang Asian Games 2026. Namun jika pencairan tambahan anggaran terealisasi, pelatnas untuk atlet-atlet muda bisa dilakukan untuk persiapan SEA Games 2027 maupun Olimpiade 2028.
Dia menjelaskan rata-rata anggaran yang dikelola Kementerian Pemuda dan Olahraga mencapai Rp2,6 triliun setiap tahun dalam 10 tahun terakhir. Namun pada tahun 2026, anggaran tersebut hanya Rp1,15 triliun, yang bahkan lebih rendah dibandingkan masa pandemi.
”Dari nilai tersebut, masih ada sekira Rp270 miliar yang diblokir, salah satunya anggaran perjalanan dinas,” sebutnya, seperti dilansir posmerdeka.com dari antaranews.
Menpora telah menyampaikan kepada Kementerian Keuangan bahwa perjalanan dinas tersebut bukan untuk dia atau jajaran Kemenpora, melainkan untuk atlet dan pelatih. Perjalanan tersebut mencakup keikutsertaan dalam turnamen, pemusatan latihan di luar daerah, maupun luar negeri.
Penggunaan anggaran Pelatnas disebutnya juga sangat rinci. Bahkan, jumlah atlet setiap cabang olahraga ditentukan satu per satu sehingga penggunaan anggaran menjadi lebih efektif, efisien, dan akuntabel. “Atlet prioritas langsung dibiayai, sementara yang lain harus menunggu pencairan anggaran,” pungkas Erick. yes






















