Bupati Giri Prasta Berpesan Jaga Kebersihan Irigasi dan JUT

  • Whatsapp
Foto: 02389 Badung Bupati Tinjau Saluran Irigasi BUPATI Giri Prasta saat melakukan peninjauan normalisasi saluran irigasi di wilayah Desa Munggu, Mengwi, Rabu (23/9). Foto: ist
Foto: 02389 Badung Bupati Tinjau Saluran Irigasi BUPATI Giri Prasta saat melakukan peninjauan normalisasi saluran irigasi di wilayah Desa Munggu, Mengwi, Rabu (23/9). Foto: ist

MANGUPURA – Bupati Badung, Nyoman Giri Prasta, meninjau normalisasi saluran irigasi dan jalan usaha tani (JUT) di wilayah Desa Munggu, Mengwi, Rabu (23/9/2020). Pada kesempatan itu, Giri Prasta berpesan agar masyarakat senantiasa menjaganya.

“Kedepan semua aliran irigasi, sungai dan loloan yang ada di Kabupaten Badung akan kita tata. Masyarakat harus selalu menjaga kebersihan dan kelestarian aliran saluran irigasi, sungai dan loloan yang ada di lingkungannya masing-masing,’’ kata Giri Prasta.

Bacaan Lainnya

Kata dia, perlu dilakukan normalisasi saluran irigasi karena terjadi pendangkalan. ‘’Apa yang kita lakukan hari ini sejalan dengan pembuatan bendungan di daerah hulu, dengan normalisasi merupakan momentum. Saluran air irigasi dapat berfungsi dengan baik untuk memenuhi kebutuhan petani. Disamping itu untuk meminimalisir potensi terjadinya banjir, apalagi saat ini kita akan memasuki musim penghujan. Disamping itu saluran irigasi merupakan salah satu faktor penunjang dalam bidang usaha pertanian,’’ tegasnya .

Menurut Giri Prasta ikan bisa dijadikan sebagai indikator dalam mengukur kebersihan dan kehigienisan air yang mengalir di sebuah saluran irigasi maupun sungai. ‘’Apabila ikan bisa hidup dengan baik di saluran ini, berarti air yang mengalir di saluran irigasi ini memiliki tingkat kehigienisan yang bagus,’’ ujarnya.

Baca juga :  Rumah Sakit PTN Universitas Udayana Khusus Covid-19 Siapkan Uji Sampel PCR

Mendukung kelancaran kegiatan budidaya ikan di saluran irigasi subak yang ada di Desa Munggu, pihaknya akan membangun saringan air di hulu, tengah, dan hilir saluran irigasi sehingga sampah yang ada di sungai bisa difilter dengan baik.

Setelah meninjau saluran irigasi, selanjutnya Bupati Giri Prasta didampingi Pekaseh Subak Kebon Made Wija meninjau jalan usaha tani (JUT) yang ada di wilayah subak tersebut. Dihadapan pekaseh dan krama subak, Giri Prasta menyampaikan komitmennya untuk membantu dan mendukung pembuatan jalan usaha tani dengan menggunakan beton precast guna menunjang kelancaran akses petani yang ada di Desa Munggu dalam membawa hasil produksi pertaniannya.

‘’Untuk memperlancar akses para petani dalam membawa hasil produksi pertaniannya, di tahun 2021 kita akan bangun jalan usaha tani selebar 2.5 meter dengan menggunakan beton precast. Dan kami pastikan subak ini akan tetap lestari karena untuk di Desa Munggu ada sekitar 200 hektar lahan, yang masuk kedalam pertanian berkelanjutan. Disini juga tidak boleh dilakukan pengembangan perumahan dan akses untuk perumahan juga tidak ada” tegasnya. 020

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.