Bupati Bangli Terima Audiensi Panitia Nasional Perayaan Nyepi 2026

BUPATI Bangli, Sang Nyoman Sedana Arta, didampingi Wakil Bupati I Wayan Diar menerima audiensi Panitia Nasional Perayaan Hari Suci Nyepi, di Gedung Bukti Mukti Bhakti (BMB) Kantor Bupati Bangli, Senin (2/3/2026). Foto: ist
BUPATI Bangli, Sang Nyoman Sedana Arta, didampingi Wakil Bupati I Wayan Diar menerima audiensi Panitia Nasional Perayaan Hari Suci Nyepi, di Gedung Bukti Mukti Bhakti (BMB) Kantor Bupati Bangli, Senin (2/3/2026). Foto: ist

POSMERDEKA.COM, BANGLI – Bupati Bangli, Sang Nyoman Sedana Arta, didampingi Wakil Bupati I Wayan Diar menerima audiensi Panitia Nasional Perayaan Hari Suci Nyepi, di Gedung Bukti Mukti Bhakti (BMB) Kantor Bupati Bangli, Senin (2/3/2026). Rombongan panitia dipimpin Ketua PHDI Bali sekaligus anggota Panitia Nasional Perayaan Hari Suci Nyepi, Nyoman Kenak, dengan didampingi Ketua PHDI Bangli, I Nyoman Sukra.

Dalam pertemuan tersebut, Kenak menyampaikan, menyambut Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1948 (2026 Masehi), panitia merancang serangkaian kegiatan religius dan sosial. Puncak acara Dharma Santi Nyepi direncanakan berlangsung pada 17 April di Panggung Terbuka Ardha Candra, Art Centre, Denpasar. Rangkaian kegiatan akan dimulai lebih awal pada 8 Maret.

Bacaan Lainnya

“Salah satu agenda di Bangli adalah aksi Makerti Ayuning Danu, yakni upacara pakelem di Danau Batur, yang dibarengi dengan penebaran bibit ikan sebagai bentuk syukur dan pelestarian ekosistem air,” jelasnya.

Menanggapi laporan tersebut, Sedana Arta menyatakan mendukung penuh inisiatif panitia. Dia menekankan pentingnya menjaga kesucian dan kebersihan sumber daya alam di Bangli, khususnya Danau Batur. “Agenda tanggal 8 Maret nanti sangat sejalan dengan program kami untuk pembersihan danau. Hal ini dapat disinergikan dengan visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali, di mana danau disucikan dengan cara dibersihkan, salah satunya melalui penuangan eco-enzyme,” cetusnya.

Dalam kesempatan tersebut, Sedana Arta juga menitipkan harapan agar melalui momentum Makerti Ayuning Danu ini, kesadaran masyarakat untuk menjaga sumber daya air semakin meningkat. Dia mengingatkan Bangli memiliki peran vital sebagai “jantung” air bagi sebagian besar kabupaten di Bali. “Semoga dengan adanya acara ini, sumber daya alam di Bangli terutama masalah air tetap terjaga, mengingat hampir semua kabupaten di Bali sumber airnya berasal dari Bangli,” pungkasnya. gia

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses