Buang Limbah ke Sungai, Usaha Pemotongan Ayam Ditipiring

TIM Yustisi Klungkung meninjau lokasi pembuangan limbah pemotongan ayam, Senin (21/3/2022). Foto: ist

KLUNGKUNG – Tim Yustisi Kabupaten Klungkung menemukan pembuangan limbah pemotongan ayam di Jalan Puputan Semarapura Klod, Desa Tojan; dan Lingkungan Dusun Tangkas, Desa Gelgel, Kecamatan Klungkung pada Senin (21/3/2022).

Limbah tersebut banyak dikeluhkan warga, karena limbahnya sengaja dibuang ke sungai. Limbah juga menyebabkan air sungai tercemar bulu, usus ayam dan air hasil pembilasan ayam.

Bacaan Lainnya

Kasatpol PP dan Damkar Kabupaten Klungkung, I Putu Suarta; bersama dari TNI/Polri, Kejaksaan dan petugas Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan (DLHP) Klungkung turun meninjau lokasi yang dikeluhkan warga.

Dia mendaku sebelumnya sudah melakukan pembinaan ke sentra pemotongan ayam. Dari hasil pengecekan, pemilik usaha tidak memiliki septic tank, dan limbah dibuang ke sungai maupun got.

“Kali ini kami turun bersama Tim Yustisi dari TNI/Polri dan Kejaksaan untuk penindakan dan melakukan tipiring. Sebab, pemilik sentra pemotongan ayam masih belum memiliki septic tankserta limbahnya masih dibuang ke sungai maupun got,” tegas Suarta.

Dari hasil yustisi, Suarta menemukan lima pemilik sentra pemotongan ayam dan kemudian dipanggil untuk dimintai keterangannya. Mereka adalah Holison Kadir (39), Erfan Hidayat (29), Haddudah (31), Muhammad Armyliansyah Rahmani (28), dan I Komang Manik Artawan (44).

Baca juga :  Timnas Putri Tak Kendurkan Persiapan meski Irak Mundur

“Saya mengingatkan setiap usaha rumah tangga wajib menyiapkan tempat penampungan limbah, apalagi sekarang musim hujan. Jika limbah dibuang sembarangan, rawan menyebarkan penyakit,” lugasnya memperingatkan. baw

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.