JEMBRANA – Setelah banjir menerjang sejumlah wilayah di Jembrana beberapa hari lalu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jembrana mendistribusikan ratusan ribu liter air bersih untuk warga terdampak. Selain itu, petugas juga membersihkan akses jalan yang tertimbun lumpur.
Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Jembrana, Putu Agus Artana Putra, mengatakan, sebagai leading sector kebencanaan, instansinya mendistribusikan air bersih ke beberapa titik lokasi rawan air bersih. Ratusan ribu liter air bersih disalurkan setelah bencana banjir hingga akhir Oktober 2022 lalu, pun membersihkan jalan dari lumpur sisa material banjir bandang.
“Pendistribusian air bersih bagi warga terdampak banjir menggunakan kendaraan tangki Damkar (Pemadam Kebakaran) di Satpol PP Jembrana, karena kami tidak memiliki kendaraan tangki,” sebutnya.
Distribusi air bersih, sambungnya, juga dibantu mobil tangki milik Kementerian PUPR, Sampoerna dan PMI meski hanya sampai tanggal 27 Oktober. Penyaluran air bersih selanjutnya sampai 31 Oktober dilakukan Damkar Pol. PP Jembrana. Selain ke posko-posko pengungsian, air bersih juga disalurkan ke rumah-rumah warga terdampak banjir.
Lebih jauh diutarakan, BPBD juga membersihkan jalan dari lumpur material banjir. Seperti di jalan Jembatan Penyaringan, sejumlah jalan kabupaten maupun jalan desa.
Menurutnya, total air bersih yang dikucurkan ke posko pengungsian dan ke rumah-rumah warga sebanyak 81 tangki atau 382.000 liter air. Untuk totalnya, baik yang didistribusikan ke posko pengungsian, ke rumah warga, dan untuk membersihkan jalan, mencapai 107 tangki atau 494.500 liter air bersih. man
























