Bawaslu Wajib Hati-hati Berteman di Media Sosial

KETUT Rudia (kiri) saat memberi pemaparan pada rapat pengelolaan kehumasan, peliputan dan dokumentasi serta informasi publik di Bawaslu Buleleng, Senin (21/3/2022). Foto: ist

BULELENG – Meningkatkan pengelolaan media sosial, Bawaslu Buleleng menghadirkan Bawaslu Bali dan Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik (Kominfosanti) Buleleng saat rapat pengelolaan kehumasan, peliputan dan dokumentasi serta informasi publik di Bawaslu Buleleng, Senin (21/3/2022).

Salah satu pesan untuk menjaga eksistensi lembaga adalah dengan menjaga konten informasi, juga pertemanan yang dijalankan di media sosial (medsos).

Bacaan Lainnya

Dalam rapat tersebut hadir anggota Bawaslu Bali, I Ketut Rudia; dan Sekretaris Dinas Kominfosanti, I Ketut Merta; didampingi Pranata Humas, Ketut Wididasa. Rapat dipandu anggota Bawaslu Buleleng, I Wayan Sudira, dengan didampingi komisioner Kadek Carna Wirata, Tri Prasetya dan Ni Nyoman Trisna Widyastini.

Dalam paparannya, Rudia menyinggung tentang pentingnya pedoman dalam pengelolaan medsos. Kata dia, ada informasi yang terputus berkaitan tentang informasi lembaga Bawaslu di medsos, sehingga belum banyak yang mengenal keberadaan lembaga. Melalui medsos, Bawaslu harus mampu menjangkau para pengguna media di dunia maya itu.

“Jika kita mampu menjangkau pengguna media sosial yang jumlahnya begitu banyak, dan kita bisa mengelola media sosial dengan baik, tentu tidak akan ada pertanyaan lagi tentang lembaga kita,” urainya.

Baca juga :  Dukung Proses Belajar, Gubernur Koster Minta Angkat Guru Dekat Sekolah

Di sisi lain, mantan jurnalis ini juga berharap tim kehumasan Bawaslu Buleleng berhati-hati dalam mengelola medsos. Minimal selalu memastikan informasi yang akan diunggah adalah informasi bermanfaat bagi masyarakat. Pertemanan di media sosial harus dijaga, karena tugas Bawaslu memberi pendidikan politik kepada masyarakat.

Rudia menambahkan, dalam mengelola media sosial perlu perencanaan, penyiapan data, produksi, kajian dan otorisasi, penyebaran konten, pemantauan serta evaluasi. Semua itu untuk mencapai jangkauan pengguna media sosial yang lebih luas, dan itu berarti akan lebih banyak masyarakat yang tahu informasi terkait Bawaslu.

Terkait peran Dinas Kominfosanti, I Ketut Merta berjanji siap mendukung peningkatan pengelolaan media sosial Bawaslu melalui sarana, prasarana serta sumber daya yang ada di lembaganya.

Dia menyebut instansinya mengelola lima bidang seperti pengelolaan informasi publik, infrastuktur layanan, tata kelola SDM SPBE, persandian dan statistik serta komunikasi publik. “Dari semua itu, kami siap memberi dukungan dan kerjasama dengan Bawaslu Buleleng,” tegasnya.

Komisioner Wayan Sudira menambahkan, dia tetap optimis mampu meningkatkan pengelolaan media sosial lembaganya. Hanya, dia mengakui juga kondisi kehumasan dan media sosial Bawaslu yang sangat terbatas sarana dan prasarananya menjadi suatu kendala.

“Apalagi kami punya tugas utama melakukan pengawasan. Namun, dengan pola atau ritme dari pedoman yang disampaikan Bawaslu Bali, kami yakin bisa mengelola media sosial dengan lebih baik,” ucapnya bernada optimis.

Baca juga :  Nasdem Bali Dinilai Berpeluang Salip Gerindra, PDIP dan Golkar Tetap Teratas di 2024

Mantan Ketua Panwascam Sukasada ini juga berharap bisa segera membangun sinergi dengan Dinas Kominfosanti Buleleng. Dia menganalogikan Bawaslu Buleleng ibarat orang baru lahir tapi harus sudah bisa berlari.

Untuk itu sangat perlu bersinergi dengan banyak pihak. “Kominfosanti telah membuka ruang kerjasama, tentu ini jadi peluang yang sangat baik untuk kita bersinergi,” lugasnya menandaskan. hen

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.