POSMERDEKA.COM, MANGUPURA – Upaya penguatan pengawasan partisipatif terus digencarkan Bawaslu Kabupaten Badung dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat. Kali ini, kegiatan konsolidasi demokrasi dilaksanakan bersama para petani lemon dan kopi di wilayah Desa Plaga, Kecamatan Petang, Rabu (22/4/2026). Fokusnya pada peran aktif masyarakat dalam mengawal proses demokrasi, khususnya pengawasan Pemilu dan Pilkada.
Kegiatan di tengah kebun lemon dan kopi tersebut menjadi ruang dialog hangat antara penyelenggara pemilu dan masyarakat. Ketua Bawaslu Badung, I Wayan Semara Cipta, menekankan, pengawasan partisipatif merupakan kunci dalam menciptakan pemilu yang berintegritas serta berkeadilan. Pengawasan partisipatif adalah kekuatan utama demokrasi. “Masyarakat, termasuk para petani, memiliki peran penting dalam menjaga proses pemilu agar tetap jujur dan adil. Keterlibatan aktif ini menjadi fondasi untuk mencegah potensi pelanggaran sejak dini,” ujar Kayun, sapaan akrabnya.
Peranan masyarakat, ucapnya, tidak hanya terlihat dari luar sebagai pemilih, juga dari dalam sebagai bagian yang turut mengawasi setiap tahapan demokrasi. Mulai dari proses pemutakhiran data pemilih, tahapan kampanye, hingga pelaksanaan pemungutan dan penghitungan suara, seluruhnya membutuhkan keterlibatan masyarakat secara aktif dan berkesinambungan.
Perwakilan petani, I Made Gede Siswanata Napryana, menyampaikan apresiasi atas kehadiran Bawaslu untuk berdialog bersama masyarakat. Menurutnya, pendekatan seperti ini memberi pemahaman yang lebih nyata tentang pentingnya menjaga kualitas demokrasi.
“Kami sebagai petani merasa dilibatkan dan diberikan pemahaman langsung terkait peran kami dalam demokrasi. Tidak hanya sebagai pemilih, tetapi juga sebagai pengawas di lingkungan kami sendiri agar pemilu berjalan jujur, adil, dan transparan,” ungkapnya
Melalui kegiatan konsolidasi demokrasi ini, Bawaslu Badung berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengawasan partisipatif semakin meningkat. Sinergi antara penyelenggara pemilu dan masyarakat diharap mampu menjadi benteng kuat dalam menjaga integritas Pemilu dan Pilkada, termasuk di wilayah pedesaan seperti Desa Plaga, Kecamatan Petang. hen
























