Bali Tambah 116 Pasien Covid-19 Sembuh, Klungkung-Jembrana Nihil Tambahan Kasus Positif

  • Whatsapp

DENPASAR – Perkembangan harian pandemi covid-19 di Provinsi Bali, Senin (10/5/2021), kembali menyuguhkan kabar baik, dimana pasien sembuh kembali lebih banyak (dominan) dari tambahan kasus positif baru. Bahkan, kali ini selisihnya mencapai 42 orang.

Berdasarkan data Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Provinsi Bali yang diterima posmerdeka.com, Senin (10/5/2021), pasien sembuh bertambah 116 orang, sementara tambahan kasus positif baru berjumlah 74 orang (65 melalui Transmisi Lokal, 8 PPDN dan 1 PPLN).

Bacaan Lainnya

Lebih menggembirakan lagi, dua kabupaten yakni Jembrana dan Klungkung nihil tambahan kasus positif. Kedua kabupaten ini juga memiliki kasus aktif (pasien dalam perawatan) terkecil di Bali. Jembrana hanya menyisakan 17 kasus aktif dan Klungkung 24.

Sementara, Denpasar kembali menjadi penyumbang terbanyak kasus positif harian sebanyak 24 orang. Disusul Badung 16 orang, Gianyar 8 orang, Buleleng 8 orang, Bangli 5 orang, Karangasem 4 orang dan Tabanan 4 orang.

Di sisi lain, Kota Denpasar secara secara konsisten mencatatkan jumlah pasien sembuh harian terbanyak 39 orang. Disusul Buleleng 36 orang, Badung 19 orang, Tabanan 7 orang, Gianyar 6 orang, Bangli 4 orang, Klungkung 2 orang, Jembrana 2 orang dan Karangasem 1 orang.

Sayangnya kasus meninggal di hari yang sama, kembali meningkat menjadi 7 orang, naik dua orang dari hari sebelumnya Minggu (9/5/2021) yang berjumlah 5 orang. Rinciannya, Bangli dan Karangasem sama-sama 2 orang, kemudian Tabanan, Badung dan Klungkung masing-masing 1 orang.

Baca juga :  Selama Pandemi Covid-19, Sebanyak 89.595 WNI Kembali dari Luar Negeri

Dengan demikian, secara kumulatif kasus positif covid-19 di Bali sampai Senin (10/5/2021) berjumlah 45.832 orang (45.687 WNI dan 145 WNA). Dari jumlah itu, sebanyak 43.295 orang (94,46%) sudah sembuh, dengan rincian 43.171 WNI dan 124 WNA.

Sementara kasus meninggal dunia, kini menjadi 1.414 Orang (3,09%) dengan rincian 1.409 WNI dan 5 WNA. Selanjutnya, pasien yang masih dalam perawatan (kasus aktif), kini berkurang 49 orang menjadi 1.123 Orang (2,45%) dengan rincian 1.107 WNI dan 16 WNA.

Dalam upaya menekan penularan covid-19 di Bali, Gubernur mengeluarkan SE Nomor 07 Tahun 2021 Tentang Perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Berbasis Desa/ Kelurahan Dalam Tatanan Kehidupan Era Baru di Provinsi Bali.

Surat Edaran ini mulai berlaku Selasa (23/3/2021) sampai dengan ada pemberitahuan lebih lanjut. SE ini merupakan upaya preventif pemerintah dalam menanggulangi meluasnya penyebaran virus Covid-19 di masyarakat.

Beberapa hal yang diatur dalam SE tersebut antara lain; kegiatan di restoran/rumah makan/warung dan sejenisnya untuk layanan di tempat dilaksanakan maksimal 50% dari kapasitas normal, yang semula jam operasional dibatasi sampai dengan pukul 21.00 Wita dilonggarkan dan dapat beroperasi sampai dengan pukul 22.00 Wita, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes) secara lebih ketat.

Masyarakat juga diharapkan agar selalu disiplin melaksanakan 6M yakni memakai masker standar dengan benar, menjaga jarak, mencuci tangan, mengurangi bepergian, meningkatkan imun, mentaati aturan serta diimbau tidak berkerumun dan membatasi kegiatan sosial sesuai dengan aturan yang berlaku. yes

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.