Astaga, Covid-19 di Bali sudah Renggut 1.000 Jiwa

JURU Bicara Satgas Covid-19 Bali, Dewa Made Indra. foto: antaranews

DENPASAR – Tidak terasa, perkembangan pandemi Covid-19 di Bali sudah merenggut 1.000 jiwa, setelah pada Kamis (11/3/2021) terjadi penambahan pasien meninggal dunia sebanyak empat orang.

“Hari ini ada tambahan empat pasien positif Covid-19 yang meninggal dunia. Satu dari Jembrana, satu dari Badung, dan dua dari Buleleng,” kata Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Provinsi Bali, Dewa Made Indra, yang dilansir dari antaranews, Kamis (11/3/2021).

Bacaan Lainnya

Dia menambahkan, persentase angka kematian Covid-19 di Bali saat ini mencapai 2,74 persen dari total kasus positif. Kasus kematian tertinggi masih berada di Denpasar dengan 214 orang, disusul Badung 169 orang, Gianyar 128 orang, Tabanan 125 orang, Buleleng 103 orang, Karangasem 74 orang, Jembrana 71 orang, Bangli 69 orang 9. Klungkung 39 orang.

Sementara Kamis (11/3/2021) terjadi penambahan yang terkonfismasi positit sebanyak 156 orang (138 orang melalui Transmisi Lokal dan 18 PPDN). Sedangkan pasien sembuh sebanyak 144 orang.

Dengan demikian, secara kumulatif kasus positif covid-19 di Bali berjumlah 36.545 orang. Dari jumlah itu, sebanyak 3.696 orang (92,20%) sudah sembuh, meninggal dunia 1.000 orang (2,74%) dan dalam perawatan (kasus aktif) sebanyak 1.849 orang (5,06%). yes

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses