177.643 Kali Operasi Yustisi, Bangli Catat 12 Ribu Warga Langgar Prokes

  • Whatsapp
KAPOLRES Bangli, AKBP I Gusti Agung Dhana Aryawan. Foto: ist
KAPOLRES Bangli, AKBP I Gusti Agung Dhana Aryawan. Foto: ist

BANGLI – Tim gabungan dari Polri, TNI, Satpol PP serta Dinas Perhubungan Bangli cukup gencar melangsungkan Operasi Yustisi penerapan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan (prokes). Tim turun di 224 lokasi dan jumlah kegiatan mencapai 177.643 kali, dengan 12.634 warga ditemukan melanggar prokes. Hal tersebut diutarakan Kapolres Bangli, AKBP I Gusti Agung Dhana Aryawan, Rabu (30/12/2020).

Kapolres mengungkapkan, kasus Covid-19 di Bangli mengalami tren menurun tidak terlepas dari peran masyarakat yang disiplin menerapkan proses. Untuk Bangli, kasus positif Corona tertinggi pada bulan April sampai Juli, dan itu menempatkan Bangli peringkat pertama di Bali. Kemudian trennya menurun, dan kini Bangli ada di posisi 8 di Bali.

Bacaan Lainnya

Tim Yustisi, sebutnya, turun ke 224 lokasi dan melaksanakan 177.643 operasi prokes mulai 14 September s.d. 25 Desember 2020. Tim menindak 12.634 orang, dengan memberi tindakan teguran lisan sebanyak 7.202, teguran tertulis 3.796, denda total Rp3,1 juta, 1.829 tindakan fisik, dan 1.342 tindakan sosial seperti menyapu di tempat umum di sekitar lokasi penindakan.

Untuk tahun baru, Kapolres berkata sudah menyampaikan imbauan ke masyarakat untuk meniadakan merayakan pesta kembang api/petasan, hura-hura, atau konvoi yang menghadirkan kerumunan. Ketika upaya persuasif tidak diindahkan, dia mengancam menindak tegas pelanggar. Kerumunan yang ada juga akan dibubarkan. Sebanyak 154 personil atau 2/3 kekuatan Polres akan diterjunkan untuk pengamanan. “Seluruh kendaraan dinas juga akan diturunkan melakukan patroli mengantisipasi kerumunan untuk mencegah penyebaran pandemi Covid-19,” tegas alumnus Akpol 1999 itu. gia

Baca juga :  Positif Covid-19 di Karangasem Terus Bertambah

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.