Waspadai Peretasan, KPU Bangli Perketat Pertahanan Siber

KPU Bangli menggelar sosialisasi mengenai penerapan Sistem Manajemen Keamanan Informasi (SMKI) di kantor KPU Bangli, Rabu (11/2/2026). Foto: ist
KPU Bangli menggelar sosialisasi mengenai penerapan Sistem Manajemen Keamanan Informasi (SMKI) di kantor KPU Bangli, Rabu (11/2/2026). Foto: ist

POSMERDEKA.COM, BANGLI – Di tengah pesatnya digitalisasi penyelenggaraan pemilu, KPU Bangli mengambil langkah proaktif membentengi infrastruktur informasinya. KPU Bangli menggelar sosialisasi mengenai penerapan Sistem Manajemen Keamanan Informasi (SMKI) di kantor KPU Bangli, Rabu (11/2/2026). Langkah ini diambil sebagai respons atas tantangan siber yang kian kompleks, sekaligus menjamin data kepemiluan tetap aman, akurat, dan rahasia.

Komisioner KPU Bangli Bidang Hukum, I Dewa Gede Astika Praja Negara, mengatakan, integritas hasil pemilu sangat bergantung pada kekuatan sistem keamanan data. “Data pemilih dan informasi kepemiluan bukan sekadar deretan angka, melainkan aset negara sangat vital. Implementasi SMKI ini langkah strategis untuk membangun dan merawat kepercayaan publik terhadap proses demokrasi kita,” ujar Astika. Penerapan protokol ketat bertujuan meminimalisir risiko kebocoran data. maupun gangguan teknis yang berpotensi menghambat tahapan pemilu.

Read More

Sosialisasi ini turut menghadirkan pakar guna memberi perspektif komprehensif mengenai pertahanan digital. Sekretaris Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian Kabupaten Bangli, Ni Made Ayu Wiratningsih, memaparkan pentingnya kesadaran digital bagi para operator. Poin utama yang ditekankan adalah perilaku pengguna di dunia maya seringkali menjadi titik lemah yang dimanfaatkan peretas.

Terkait deteksi dini dan penegakan hukum, Kasat Intel Polres Bangli, AKP Ida Bagus Nyoman Asmara Jaya, menyoroti pentingnya identifikasi ancaman sejak awal. Dia memaparkan langkah mitigasi dan pemulihan cepat (disaster recovery) jika terjadi insiden siber, serta aspek hukum terkait pelanggaran data. Kegiatan ditutup dengan sesi simulasi serta diskusi teknis mengenai perlindungan server.

Melalui penguatan SMKI, KPU Bangli berharap seluruh operator sistem informasi memiliki kesadaran kolektif menjaga marwah institusi dari serangan siber. Upaya ini sebagai bukti nyata kesiapan penyelenggara pemilu di tingkat daerah, dalam mengadopsi teknologi modern tanpa mengabaikan aspek keamanan. Tujuannya, tercipta pemilu yang jujur, adil, dan terlindungi secara digital. gia

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.