Warga Denpasar Jangan Resah, Tidak Ada Pelarangan Masyarakat Beraktivitas Selama PPKM

  • Whatsapp
SOSIALISASI penerapan PPKM di Kantor Camat Denpasar Timur pada Minggu (10/1/2021) dibuka oleh Camat Dentim, I Wayan Herman. Foto: ist
SOSIALISASI penerapan PPKM di Kantor Camat Denpasar Timur pada Minggu (10/1/2021) dibuka oleh Camat Dentim, I Wayan Herman. Foto: ist

DENPASAR – Guna mendukung terciptanya kesepahaman dan persamaan persepsi terkait menerapkan pelaksanaan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) mulai Senin (11/1/2021), Pemkot Denpasar melaksanakan sosialisasi dengan melibatkan perbekel/lurah. Sosialisasi digelar di di Kantor Camat Denpasar Timur pada Minggu (10/1/2021). Sosialisasi juga dilaksanakan di tiga kecamatan lainnya.

Plt. Kabag Hukum Setda Kota Denpasar, Komang Lestari Kusuma Dewi, dalam kesempatan tersebut menjelaskan, penyamaan persepsi sangatlah penting guna menyukseskan pelaksanaan PPKM. Hal ini dilaksanakan guna meneruskan informasi sehingga dapat sampai dengan jelas ke masyarakat dan pelaku usaha.

Bacaan Lainnya

“Penyamaan persepsi ini dilaksanakan guna memberikan informasi sebaik mungkin kepada masyarakat melalui perbekel/lurah tentang PPKM yang akan dimulai pada 11 hingga 25 Januari mendatang,” jelasnya.

Dia meminta masyarakat tidak resah dengan diberlakukannya PPKM. “Jangan resah, yang penting bagaimana menerapkan protokol kesehatan yang diperketat,” tegas Komang Lestari.

Dia menjelaskan, dalam PPKM ini tidak ada pelarangan melakukan aktivitas bagi masyarakat. Hal ini berbeda dengan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) yang sama sekali tidak mengizinkan kegiatan masyarakat. Komang Lestari pun mencontohkan yang turut dibatasi yakni proses pembelajaran siswa yang masih lewat daring atau di rumah. Kemudian perkantoran maksimal karyawan bekerja di kantor itu sampai 25 persen saja, baik itu karyawan ASN, BUMN/BUMD maupun swasta. Selain itu, pembatasan jam operasional tempat-tempat usaha seperti kafe, mal, swalayan maupun warung hanya sampai pukul 21.00 Wita.

Baca juga :  Maag Akut Kambuh, Meninggal di Saluran Irigasi

Dia menjelaskan bahwa keputusan ini berdasarkan hasil rapat antara Gubernur, Wali Kota serta Bupati yang wilayahnya masuk ke dalam PPKM pada Jumat (8/1/2021). “Sebelumnya hanya dua wilayah yakni Kota Denpasar dan Badung saja, sekarang diperluas sampai Gianyar, Tabanan, dan Klungkung,” jelasnya.

Komang Lestari juga menjelaskan, dalam penerapan PPKM terdapat pengecualian terhadap fasilitas yang bersifat esensial seperti pasar rakyat yang menyediakan kebutuhan pokok masyarakat, SPBU, PLN atau sektor energy, dan juga rumah sakit. “Untuk pasar rakyat sebagai sektor esensial yang berkaitan dengan kebutuhan pokok masyarakat tetap beroperasi 100 persen dengan pengaturan jam operasional, kapasitas, dan penerapan protokol kesehatan secara lebih ketat,” paparnya.

Selain itu, Komang Lestari mengatakan, sektor esensial yang tetap beroperasi 100 persen dengan pengaturan jam operasional, kapasitas, dan penerapan prokes secara lebih ketat meliputi sektor kesehatan, bahan pangan, energi, komunikasi dan teknologi informasi, keuangan, logistik, perhotelan. Juga sektor konstruksi, industri, pelayanan dasar, utilitas publik dan objek vital nasional serta untuk kebutuhan sehari-hari sesuai pengaturan Sektor Esensial Komite Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) dan Pemulihan Ekonomi Nasional terkait Kebijakan Pengetatan Secara Terbatas Kegiatan Masyarakat. Pemerintah akan menerapkan pembatasan sosial yang disebut PPKM di Jawa dan Bali pada 11 hingga 25 Januari 2021. 

Pembatasan itu dilakukan karena provinsi-provinsi di Jawa-Bali memenuhi salah satu dari empat parameter yang ditetapkan. Parameter tersebut yaitu tingkat keterisian tempat tidur ruang isolasi di rumah sakit, kasus aktif, tingkat kesembuhan di bawah nasional, dan tingkat kematian di atas nasional. Sementara Kota Denpasar dari empat parameter itu hanya satu yang memenuhi yakni tingkat keterisian ruang isolasi rumah sakit yang mencapai 70 persen. rap

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.