Wahyuni Dilantik Sebagai Pengganti Gede Dana di DPRD Karangasem

  • Whatsapp
PELANTIKAN Ni Kadek Sri Dewi Wahyuni sebagai pengganti antarwaktu (PAW) I Gede Dana di DPRD Karangasem, Senin (14/12/2020) di ruang rapat paripurna DPRD Karangasem. Foto: ist
PELANTIKAN Ni Kadek Sri Dewi Wahyuni sebagai pengganti antarwaktu (PAW) I Gede Dana di DPRD Karangasem, Senin (14/12/2020) di ruang rapat paripurna DPRD Karangasem. Foto: ist

KARANGASEM – Ni Kadek Sri Dewi Wahyuni resmi dilantik sebagai pengganti antarwaktu (PAW) I Gede Dana di DPRD Karangasem, Senin (14/12/2020) di ruang rapat paripurna DPRD Karangasem. Sekretaris DPRD Karangasem, I Wayan Ardika, menyampaikan, berdasarkan keputusan Gubernur Bali Nomor: 524/014/HK/2020, tentang peresmian pengangkatan PAW anggota DPRD Karangasem.

Dewi menjadi anggota DPRD untuk menyelesaikan sisa masa jabatan periode 2019-2024. “Keputusan ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan, 16 November 2020,” kata Ardika saat membacakan isi keputusan tersebut.

Bacaan Lainnya

Dewi Wahyuni terlihat semringah usai pelantikan. Kepada media, dia bertutur tetap minta doa dari semuanya agar dapat menjalankan tugas dan kewajiban sebagai wakil rakyat dengan baik. Dengan begitu tidak mengecewakan pemilih dan masyarakat yang mendukungnya selama ini. Untuk bidang tugas, dia masuk ke dalam komisi bidang kesehatan.

“Pernah dulu yang sudah saya lakukan seperti membantu masyarakat di bidang Kesehatan, terutama mengantar masyarakat yang minta bantuan untuk ke rumah sakit. Ini akan saya terus lakukan nanti,” janjinya.

Wakil Ketua DPRD Karangasem, I Nengah Sumardi, yang memimpin paripurna pelantikan mengatakan, Dewi Wahyuni diambil sumpahnya sebagai PAW Gede Dana itu berkat komunikasi antara pimpinan Dewan dengan Fraksi PDIP. Dia menyebut lebih awal menjadwalkan pelantikan, sehingga bertepatan juga DPRD menetapkan enam rancangan perda.

Baca juga :  Pembatasan Dilonggarkan, India Lewati Italia di Urutan ke-6 Kasus Covid-19 Tertinggi

Selain mengucapkan selamat, Sumardi atas nama pimpinan juga menyampaikan permohonan maaf atas keterlambatan pelantikan Dewi Wahyuni. “Mengingat waktu ini agenda lembaga DPRD cukup padat, di samping juga diselingi dengan kondisi kita di Karangasem belum genap 10 hari melaksanakan kegiatan pilkada,” jelasnya. nad

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.