Waduh, Penambahan Harian Kasus Positif Covid-19 di Bali Catat Rekor Baru

DENPASAR – Setelah sempat cukup melandai dalam dua hari terakhir, lonjakan kasus positif covid-19 yang menerpa Bali kembali meningkat drastis, sebanyak 113 orang, Kamis (2/7/2020). Jumlah ini sekaligus menjadi rekor baru penambahan harian terbanyak, melewati rekor sebelumnya sebanyak 107 orang yang tercatat pada 27 Juni 2020.

Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Provinsi Bali, Dewa Made Indra mengatakan, ke-113 orang yang terkonfirmasi positif itu, semuanya WNI dengan rincian 5 orang merupakan pelaku perjalanan dalam negeri (PPDN) dan sisanya 108 orang tertular karena transmisi lokal (TL)

Bacaan Lainnya

Hampir semua kabupaten/kota di Bali, kecuali Klungkung nihil tambahan kasus positif. Dimana Denpasar menjadi penyumbang terbanyak dengan 61 orang TL, Gianyar 22 (20 TL, 2 PPDN), Badung 10 TL, Tabanan 7 (6 TL, 1 PPDN), Jembrana 6 orang (5 TL, 1 PPDN), Bangli 2 TL, Karangasem 2 orang TL dan Buleleng 2 orang TL.

”Dengan demikian, jumlah kumulatif pasien positif Covid-19 hingga Kamis (2/7/2020) menjadi 1.640 orang. Di hari yang sama juga ada tambahan 15 pasien sembuh sehingga secara kumulatif sebanyak 875 orang (53,35 persen),” terang Dewa Made Indra seraya menyampaikan, ada tambahan 1 pasien meninggal (warga Denpasar), sehingga secara kumulatif jumlah pasien yang meninggal menjadi 16 orang (14 WNI, 2 WNA).

Dewa Indra yang juga Sekda Provinsi Bali itu menambahkan, jumlah pasien positif dalam perawatan (kasus aktif) menjadi 749 orang yang berada di 14 rumah sakit dan dikarantina di Bapelkesmas, UPT Nyitdah, Wisma Bima, Hotel Ibis, Hotel Grand Mega dan BPK Pering.

Mantan Kalaksa BPBD Provinsi Bali ini juga menyoroti lonjakan kasus transmisi lokal, dimana hingga Kamis (2/7/2020) mencapai 1.275 orang atau sebesar 77,74 persen dari jumlah total kasus positif sebanyak 1.640 orang.

”Ini artinya, masih ada masyarakat yang tidak mengindahkan protokol kesehatan dalam upaya-upaya pencegahan Covid-19, seperti pemakaian masker, mencuci tangan setelah menyentuh benda secara rutin, menjaga jarak fisik dan lainnya,” ujar Dewa Indra seraya tidak henti-hentinya meminta masyarakat harus sadar dan disiplin dalam melakukan upaya pencegahan virus ini. yes

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses