Tim Ahli BBRBLPP Kunjungi Pulau Ceningan, Survei Potensi Kelautan di Nusa Penida

  • Whatsapp
BUPATI Suwirta menyambut kedatangan staf ahli dari Balai Besar Riset Budidaya Laut dan Penyuluhan Perikanan (BBRBLPP) di Kepulauan Nusa Ceningan, Senin (26/4/2021). foto: ist

KLUNGKUNG – Rombongan staf ahli dari Balai Besar Riset Budidaya Laut dan Penyuluhan Perikanan (BBRBLPP) mengunjungi Kepulauan Nusa Ceningan, Kecamatan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, Bali, Senin (26/4/2021).

Kunjungan ini dalam rangka tindak lanjut hasil kunjungan kerja Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta, ke kantor BBRBLPP di Banjar Gondol, Desa Penyabangan, Kecamatan Gerokgak, Singaraja beberapa hari lalu guna kerjasama pembangunan demplot percontohan budidaya di Nusa Penida.

Bacaan Lainnya

Rombongan yang terdiri dari Ibnu Rusdi, Bedjo Slamet, IGN Permana, dan Hendra A. Kurniawan itu, diterima di SDN 2 Lembongan.

“Saya menyampaikan terima kasih kepada tim ahli Balai Besar Riset Budidaya Laut Dan Penyuluhan Perikanan yang merespons kunjungan kerja saya beberapa hari lalu. Kini hadir di Nusa Ceningan untuk survei dan mengidentifikasi lokasi untuk memastikan komoditas yang tepat dikembangkan di Nusa Penida,” sambut Bupati Suwirta.

Lebih lanjut, Suwirta menjelaskan, kegiatan ini bentuk keseriusan Pemkab Klungkung dalam mengembangkan berbagai potensi yang ada di laut Nusa Penida. Menurutnya, jika budidaya ini berhasil, kebutuhan seafood (menu laut) untuk pariwisata di Nusa Penida tidak perlu didatangkan dari Pulau Bali, yang membuat harga makin mahal.

Dia berharap area mangrove yang berada di Nusa Ceningan berhasil melakukan budidaya kepiting, lobster, kerapu dan abalone untuk kebutuhan pariwisata di Nusa Penida.

Baca juga :  Kabar Baik, Angka Kesembuhan Pasien Covid-19 di Bali Tembus 88,21%, Meninggal Turun hanya 1 Orang

“Hasil dari kunjungan ini semoga dapat ditentukan komoditas yang memungkinkan dikembangkan untuk demplot maupun untuk budidaya masyarakat. Jadi, kebutuhan seafooduntuk pariwisata tidak mesti didatangkan dari luar, dan ini merupakan peluang juga untuk masyarakat kita,” tandasnya.

Ibnu Rusdi memaparkan, dia sangat mengapresiasi antusiasme dan keseriusan Bupati Suwirta yang langsung memimpin jajarannya belajar, pun berupaya mengembangkan potensi laut Nusa Penida.

Dia bersama tim datang untuk melakukan identifikasi potensi yang ada di lahan mangrove Ceningan, termasuk spesies yang pernah ada seperti kepiting bakau, bandeng, udang kecil, abalone (klau) dan ketepo (funish fish).

Dengan mengembangkan spesies yang pernah ada, sambungnya, maka akan lebih mudah karena lebih cepat beradaptasi. Dia bersama Dinas PPK Klungkung juga akan mencoba mengembangkan demplot komoditas seperti kepiting, lobster, kerapu dan abalone.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Klungkung, Dewa Ketut Sueta, menambahkan, tidak hanya dalam hal riset dan survei lapangan, tapi juga akan terjalin kerjasama pendampingan dari BBRBLPP. Sebab, BBRBLPP memiliki teknologi dalam pengembangan potensi kelautan Nusa Penida. baw

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.