Tertinggi Selama Pandemi, Pasien Covid-19 Sembuh di Denpasar Tembus 94,48%

  • Whatsapp
JURU Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai. foto: ist

DENPASAR – Kabar baik mengiringi perkembangan harian pandemi covid-19 di Kota Denpasar, dimana pada Senin (26/4/2021), terjadi lonjakan pasien sembuh sebanyak 91 orang atau 57 orang lebih banyak dari tambahan kasus positif baru yang berjumlah 34 orang.

Kabar baik ini sekaligus berdampak pada meningkatnya persentase kesembuhan pasien covid-19 di Denpasar hingga tembus 94,48%. ”Ini tertinggi sejak pandemi melanda Denpasar,” ungkap Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai, Senin (26/4/2021).

Bacaan Lainnya

Sementara kasus meninggal dunia juga mengalami penurunan, dimana di hari yang sama hanya ada penambahan 1 orang saja. Satu-satunya pasien yang tutup usia merupakan seorang perempuan usia 63 tahun yang berdomisili di Desa Sanur Kauh.

Secara kumulatif, kasus positif covid-19 di Kota Denpasar sampai saat ini berjumlah 13.959 orang. Dari jumlah itu, sebanyak 13.188 orang (94,48%) sudah sembuh, meninggal dunia 305 orang (2,18%) dan kasus aktif yang masih dalam perawatan sebanyak 466 orang (3,34%).

Meski persentase kesembuhan terus meningkat, Dewa Rai tak henti-hentinya mengajak seluruh masyarakat waspada dan tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan (prokes). Pasalnya, tingkat penularan masih saja terjadi yang jumlahnya terbilang masih tinggi. ”Intinya, kapan pun dan dimana pun harus tetap waspada dan disiplin menerapkan protokol kesehatan,” imbaunya.

Baca juga :  Cegah Banjir, PUPR Denpasar Gencar Bersihkan Sungai dan Perawatan Jaring Sampah

Pemkot Denpasar, lanjutnya, juga terus berupaya untuk memaksimalkan realisasi vaksinasi kepada masyarakat. “Kami mengajak masyarakat untuk mensukseskan vaksinasi Covid-19,” ajak Dewa Rai seraya mengingatkan agar semua pihak ikut berpartisipasi mencegah penularan covid-19 agar tidak semakin meluas.

Dalam upaya menekan angka kematian akibat Covid-19, Dewa Rai mengimbau kepada masyarakat yang memiliki penyakit bawaan atau yang berada pada usia rentan untuk lebih disiplin menerapkan protokol kesehatan.

“Hindari kerumunan, selalu gunakan masker dan sesering mungkin mencuci tangan setelah melakukan aktivitas, selain itu mari bersama terapkan 3M (menjaga jarak, menggunakan masker dan mencuci tangan),” harapnya. yes

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.