Tingkatkan Nilai Produk, Diskop Denpasar Gelar Diklat Keterampilan bagi UMKM

  • Whatsapp
KEPALA Dinas Koperasi dan UMKM Kota Denpasar, Made Erwin Suryadarma Sena (kiri) disela-sela pelaksanaan diklat bidang kuliner, di Gedung Dharma Negara Alaya, Senin (26/4/2021). foto: ist

DENPASAR – Dalam upaya meningkatkan nilai produk dari pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM), Dinas Koperasi dan UMKM Kota Denpasar menggelar diklat keterampilan dalam bidang kuliner, di Gedung Dharma Negara Alaya (DNA), Senin (26/4/2021).

Diklat yang menyasar 70 orang peserta dari seluruh desa/kelurahan di Kota Denpasar ini memberikan pengetahuan di bidang teori dan praktek yang nantinya diharapkan mampu bersaing dan meningkatkan pasar.

Bacaan Lainnya

Usai kegiatan, Kepala Dinas Koperasi (Diskop) dan UMKM Kota Denpasar Made Erwin Suryadarma Sena, mengatakan, kegiatan ini bekerjasama dengan Bali Chef Community (BBC) yang nantinya akan berperan dalam memberikan pelatihan kepada pasar peserta.

Disamping itu, kegiatan ini juga didukung Bank BPD Bali terutama dalam pengadaan alat pelindung diri (APD) bagi para peserta, mengingat saat ini masih dalam suasana pandemi covid-19.

Erwin menjelaskan, kegiatan ini merupakan kelanjutan dari tahun lalu yang telah sukses dilaksanakan. “Tahun lalu kami juga melaksanakan kegiatan yang sama, dan itu di luar ekspetasi kami. Ternyata mereka (peserta pelatihan) benar-benar merasakan manfaatnya, sehingga kami kembali melaksanakan tahun ini dengan peserta yang masih terbatas hanya 70 orang,” ujarnya.

Baca juga :  Total Pasien Sembuh Covid-19 di Bali 2.971 Orang, Masih Dirawat 469 Orang

Bidang kuliner menjadi sasaran diklat baik tahun ini dan tahun sebelumnya, jelas Erwin, mengingat trend usaha di sketor ini masih sangat tinggi. Dan di tengah pandemi covid-19, sektor ini yang mampu bertumbuh, sehingga patut untuk dikembangkan.

Alasan lainnya, menurut Erwin, selama ini pihaknya sudah sering menggelar diklat ataupun pelatihan yang menyasar bidang fashion, sehingga saat ini kuliner lebih difokuskan. “Kuliner ini yang sebelumnya jarang mendapat sentuhan, sehingga kami lebih fokus di bidang kuliner saat ini,” terangnya.

Pelatihan ini, kata Erwin, tidak hanya memberikan teori, namun lebih banyak ke praktek kepada para peserta. Dengan bantuan para chef professional, pelaku UMKM akan banyak mendapatkan pengetahuan serta mendapatkan sentuhan teknologi pula.

Kepala Bidang UMKM, Diskop dan UMKM Kota Denpasar Ngakan Putu Widnyana, menambahkan, diklat yang diikuti 70 orang peserta ini dibagi menjadi dua Angkatan. Angkatan pertama diikuti oleh 40 orang peserta berlangsung dari 26-30 April 2021.

Sementara Angkatan kedua diikuti oleh 30 orang peserta berlangsung pada 3-7 Mei 2021. Terkait pelaksanannya, lanjut Ngakan Widnyana, dibagi menjadi dua sesi, yaitu sesi pelatihan selama 3 hari dan selanjutnya sesi magang di tempat usaha kuliner dan pembuatan kue.

Sementara itu, Wakil Ketua BBC Ketut Swastika, mengatakan, selama ini para pelaku UMKM banyak yang masih belum percaya diri dengan produk yang di produksi, sehingga tidak memiliki keberanian untuk menawarkan.

Baca juga :  Jemput Bola Pelangi, Disdukcapil Denpasar Sasar Desa Ubung Kaja

Kemudian, menurutnya kelemahan pelaku UMKM juga dalam hal packaging yang tidak banyak mencantumkan penjelasan produk baik itu komposisi serta ketahan produk yang dimiliki. Dengan demikian, hal ini pun nantinya akan ditekankan pada pelatihan yang diberikan, selain memberikan pelatihan dalam pengelohaan makanan yang bersih dan sehat. tra

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.