Tebing Longsor Timbun Rumah Warga di Payangan

  • Whatsapp
CAMAT Payangan, I Wayan Widana, bersama Danramil meninjau rumah warga di Banjar Satung, Desa Buahan, Payangan yang tertimpa longsor. Foto: adi

GIANYAR – Hujan deras menghadirkan bencana di wilayah Banjar Satung, Desa Buahan, Payangan, Selasa (2/11/2021). Sebuah tebing longsor dan menimpa rumah warga setempat, I Made Lastru (47), yang mengakibatkan kerugian material ditaksir Rp150 juta.

Berdasarkan pantauan di lapangan, Rabu (3/11/2021) perangkat wilayah di Payangan dari Camat, Danramil, bhabinkamtibmas sampai anggota DPRD Gianyar Dapil Payangan, I Nyoman Kandel, datang ke lokasi kejadian. Mereka datang untuk memastikan kondisi penghuni rumah yang, syukurnya, dalam musibah ini tidak sampai merenggut korban jiwa.

Bacaan Lainnya

Istri korban, Ni Wayan Welas Asih, menuturkan, sebelum longsor menimpa rumahnya, dia memiliki firasat akan terjadi longsor. Saat pulang dari sawah sekitar pukul 18.00 Wita, dia melihat tebing sekaligus sebagai pagar rumahnya dalam kondisi tergerus. Sementara tebing yang telah dilapisi batu lahar tersebut terlihat mulai retak.

“Sempat hujan dari jam 1 siang sampai malam. Saat saya berangkat ke sawah jam 5 sore, tebingnya masih bagus. Tapi begitu pulang sekitar jam 6, bagian utara tebing sudah tergerus dan ada juga bagian yang retak,” kisahnya.

Dia melanjutkan, di bangunan yang juga tempat tidur mertuanya itu, dia biasa membuat perlengkapan upacara bersama mertuanya. Namun, sebelum kejadian, suaminya minta agar tidak membuat perlengkapan upacara di sana.

Baca juga :  Pria Ini Curi Emas Rp90 Juta Milik Ortu Pacar, Digadai untuk Biaya Rumah Sakit Ortunya

Sekitar pukul 19.00 Wita, tebing yang tingginya setara bangunan rumahnya tersebut roboh. “Untung saat kejadian tidak ada siapa-siapa di sana. Biasanya di sana saya dan mertua buat canang untuk rahinan. Yang tertimbun itu semua, termasuk kulkas,” ucapnya lirih.

Camat Payangan, I Wayan Widana, didampingi Danramil mengaku bersyukur bencana itu tidak sampai menimbulkan korban jiwa atau korban luka. Terkait kerugian material, kata dia, bantuan dana telah difasilitasi legislator I Nyoman Kandel dan kepala desa setempat.

“Sudah difasilitasi Nyoman Kandel dan Kepala Desa untuk mendapat bantuan bencana, astungkara dapat. Kerugian ditaksir Rp150 juta,” jelasnya menandaskan. adi

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.