BPN Bangli Serahkan Sertifikat Tanah Pemkab ke Bupati

  • Whatsapp
BADAN Pertanahan Nasional (BPN) Bangli menyerahkan sertifikat tanah milik daerah kepada Bupati Bangli, Sang Nyoman Sedana Arta, di pendopo rumah jabatan Bupati, Rabu (3/11/2021). foto: gia

BANGLI – Badan Pertanahan Nasional (BPN) Bangli menyerahkan sertifikat tanah milik daerah kepada Bupati Bangli, Sang Nyoman Sedana Arta, di pendopo rumah jabatan Bupati, Rabu (3/11/2021). Turut hadir saat penyerahan sertifikat itu Ketua DPRD Bangli, I Ketut Suastika; Sekda IB Gede Giri Putra, Kabag Tapem, AA Bintang Ari Sutari; Kepala BKPAD, I Ketut Riang; dan Kabid Aset Daerah, Putu Agus Muliawan.

Kepala BPN Bangli, Gusti Putu Darma Astika, berkata, sertifikat aset Pemkab berupa ruas jalan kabupaten, tanah kantor dan tanah daerah sebanyak 171 sertifikat dari 200 pengajuan. “Mudah-mudahan ke depan akan banyak pengajuan dari Pemda atau desa untuk melakukan sertifikat aset-aset mereka,” ungkapnya.

Bacaan Lainnya

BPN Bangli, ucapnya, akan terus bersinergi dengan Pemkab Bangli agar seluruh aset Pemkab yang belum bersertifikat tetap dilakukan prosesnya. Apalagi legalitas aset daerah berupa sertifikat, jelasnya, merupakan hal sangat penting dan harus.

Sebab, dengan adanya sertifikat, maka keberadaan lahan milik daerah akan terdata dengan baik. Prinsipnya, imbuh Astika, pensertifikatan itu untuk memastikan hak pertanggungjawaban atau yang punya hak milik adalah Pemkab.


Bupati Sedana Arta usai menerima sertifikat menyampaikan syukur dan berterima kasih kepada BPN. Dengan adanya sertifikat tersebut, dia menilai bisa mempercepat realisasi program yang ada, baik program Pemkab Bangli, Pemprov Bangli, hingga pusat.

Baca juga :  Meski Sudah Lolos 8 Besar, Perseden Tetap Bermain Normal Hadapi PS Jembrana

Pembangunan yang butuh lahan di Kabupaten Bangli kini tidak ada hambatan lagi. “Masih banyak lagi aset baik berupa tanah maupun bangunan milik Pemerintah Daerah yang perlu ditelusuri. Ini untuk memastikan jumlah aset yang merupakan kekayaan daerah yang kita selamatkan untuk ke depan,” tegasnya.

Disinggung tanah yang ada di belakang Pasar Singamandawa yang belum bersertifikat, Sedana Arta menyebut tanah di Pasar Kintamani seluas 1,5 hektar masih dalam proses untuk segera disertifikatkan oleh BPN Bangli. ”Dalam waktu dekat BPN Bangli berjanji akan segera menerbitkan sertifikat tanah yang ada di belakang Pasar Singamandawa,” pungkasnya. gia

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.