POSMERDEKA.COM, KLUNGKUNG – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Klungkung resmi menjalin sinergi strategis dengan Pemkab Klungkung melalui penandatanganan Nota Kesepakatan (MoU) multi-sektor. Kerja sama ini mencakup penyelenggaraan layanan kesehatan, pendidikan, kependudukan, sosial, hingga kebersihan lingkungan bagi warga binaan pemasyarakatan (WBP). Nota Kesepakatan tersebut ditandatangani Kepala Rutan (Karutan) Kelas IIB Klungkung, Alviantino Riski Satriyo, bersama pimpinan dari 8 OPD Pemkab Klungkung.
Penandatanganan di Aula Rutan Kelas IIB Klungkung pada Rabu (24/6/2026) Wita, disaksikan Bupati I Made Satria dan Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kemenkumham Bali, Andy Wijaya Rivai. Dalam laporannya, Alviantino mengatakan kondisi Rutan Klungkung saat ini mengalami overkapasitas atau kelebihan muatan yang cukup signifikan. “Kapasitas ideal rutan kami sebenarnya hanya untuk 49 orang, namun saat ini diisi 121 warga binaan. Akibatnya, kamar yang harusnya diisi satu orang, kini terpaksa ditempati dua hingga tiga orang,” ungkapnya.
Kondisi ini, lanjut Alviantino, berdampak langsung pada optimalisasi pelayanan kesehatan, pembinaan, hingga proses reintegrasi sosial. “Nota ini adalah komitmen bersama untuk menekan angka residivisme dan meningkatkan kualitas hidup mereka,” tegasnya.
Apresiasi disampaikan Andy Wijaya Rivai. Dia memuji langkah cepat Pemkab Klungkung dan jajaran OPD yang selama ini bahkan sudah mengimplementasikan beberapa program kerja sama tersebut secara nyata di lapangan sebelum MoU resmi diteken.
Merespons kondisi tersebut, Bupati Satria menegaskan, warga binaan tetap memiliki hak dasar yang wajib dipenuhi negara. Menurut Satria, tanggung jawab pembinaan tidak bisa dibebankan kepada institusi pemasyarakatan saja. “Warga binaan adalah bagian dari masyarakat kita yang berhak mendapatkan pendidikan, pelayanan kesehatan, hingga pelatihan keterampilan. Pemkab Klungkung berkomitmen penuh mendukung program ini,” sebutnya.
Bupati Satria juga langsung memberi solusi jangka panjang terkait masalah overkapasitas. Pemkab Klungkung berencana merelokasi Rutan Klungkung ke lahan yang lebih luas dan representatif. Dia akan segera berkoordinasi dengan Pemprov Bali, karena ada banyak aset lahan milik Pemprov di Klungkung. “Saya akan perjuangkan ketersediaan lahannya agar pembinaan bisa berjalan lebih manusiawi dan maksimal,” janjinya.
Usai acara formal, Bupati bersama rombongan menanam serta panen raya bibit sayuran hasil karya dan pembinaan kemandirian warga binaan di area asimilasi rutan. baw























