POSMERDEKA.COM, DENPASAR – Dari 24 taekwondoin Bali yang dipersiapkan menghadapi Babak Kualufikasi (BK) PON, satu orang atas nama Ni Kadek Heni Prikasih dipastikan lolos langsung mengikuti PON XXI tahun 2024 di Sumatera Utara (Sumut) dan Aceh. Lho kok bisa?
”Dari keterangan Pengurus Besar Taekwondo Indonesia (PB TI), Kadek Heni mendapat wild card ke PON XXI. Pertimbangannya, karena Kadek Heni dan satu atlet lainnya atas nama Megawati Tamesti Maheswati diproyeksikan menghadapi kualifikasi olimpiade 2024 Paris,” ujar Sekretaris Umum Pengprov TI Bali, I Gusti Lanang Sudiana, disela-sela acara pelepasan tim taekwondo Bali, di pelataran Candi Majapahit Bali, Selasa (24/10/2023) petang.
Selain dihadiri seluruh atlet dan ofisial yang tergabung dalam tim taekwondo Bali, acara pelepasan juga dihadiri Ketua Umum KONI Bali IGN Oka Darmawan dan Ketua Umum Pengkab TI Badung Putu Winasa. ”Kadek Heni kini sedang digodok dalam program Pelatnas,” imbuh Lanang Sudiana.
Pada bagian lain, Ketua Umum Pengprov TI Bali AA. Suryawan Wiranatha mengaku bangga, salah satu atlet terbaiknya diproyeksikan menghadapi kualifikasi oimpiade 2024 Paris. ”Pastinya bangga dong, apalagi dari 250 juta lebih penduduk Indonesia hanya ada dua taekwondoin dipersiapkan untuk olimpiade, yang salah satunya Kadek Heni,” ucapnya disela-sela memberi arahan saat acara pelepasan.
Agung Suryawan berharap kelolosan langsung (wild card) yang diraih Kadek Heni, menjadi suntikan penyemangat atlet lainnya yang akan bertanding berburu tiket PON 2024 pada hajatan BK yang mulai dilangsungkan Kamis (26/10/2023) besok. ”Kami menargetkan bisa meloloskan atlet lebih dari 10 orang ke PON XXI,” harapnya.
Peringkat Tertinggi
Sebagaimana diketahui, PB TI menggelar serangkaian tes kesehatan kepada atlet yang diproyeksikan tampil di kualifikasi Olimpiade 2024 Paris, Prancis, yaitu Megawati Tamesti Maheswati dan Ni Kadek Heni Prikasih.
Kedua taekwondoin yang memiliki peringkat tertinggi di World Taekwondo Ranking Poin dan Olympic Ranking Poin di Indonesia itu mengikuti serangkaian tes kesehatan dimulai dari tes psikologi oleh Dinas Psikologi Angkatan Darat pada Rabu (11/10) lalu, dilanjutkan tes kesehatan yang digelar di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Jakarta Pusat, Kamis (12/10), dan tes fisik oleh tim Sport Science PBTI di area GBK Senayan, Jumat (13/10).
“Keduanya juga memiliki pengalaman dan prestasi yang cukup baik pada multievent dan single event yang diselenggarakan World Taekwondo,” kata Ketua Umum PB TI Richard Tampubolon melalui keterangan resminya.
Richard mengatakan, PB TI kemungkinan akan menambah atlet yang mengikuti rangkaian tes. Namun, ia masih menunggu hasil dari babak kualifikasi Pekan Olahraga Nasional (PON) Aceh-Sumatera Utara 2024 yang digelar pada akhir Oktober in. “Setelah babak kualifikasi PON akan terlihat atlet-atlet potensial yang dapat dibina lebih lanjut untuk memperkuat tim pelatnas taekwondo ke depannya,” ucap Richard.
Seluruh tes yang diikuti dua taekwondoin itu ditujukan untuk mengetahui kondisi atlet sebagai data awal menuju persiapan kualifikasi Olimpiade Paris zona Asia yang akan diselenggarakan di Tai’an China pada Maret 2024. “Harapannya tim pelatnas dapat menganalisa poin-poin yang perlu ditingkatkan dan dapat merumuskan strategi terbaik untuk mencapai target,” ucap Richard.
“Saya pesan kepada para atlet untuk yakin dan berjuang sungguh-sungguh demi Merah Putih. Berusaha sebaik-baiknya dalam persiapan fisik dan mental. Bekalkan diri dengan sport intelegent supaya bisa mengenal lawan lebih baik untuk menentukan strategi terbaik saat bertanding,” tambah Richard.
Sebagaimana diketahui, Kadek Heni adalah taekwondoin binaan Pengkab TI Badung yang menyumbangkan satu-satunya medali emas bagi kontingen Bali pada PON XX Papua. Medali emas Kadek Heni sekaligus merupakan sejarah bagi TI Bali saat dinahkodai AA. Suryawan Wiranatha.
Tentunya medali emas PON Papua menjadi modal Kadek Heni menuju Pelatnas sebagai jalan meniti prestasi internasional. Ia pun mulai diterjunkan pada bebagai even seperti SEA Games, Asian Games hingga persiapan menuju olimpiade Paris 2024.
Terkait tes kesehatan, Kadek Heni mengaku melakoni dengan serius. “Saya menjalani seluruh tesnya. Tesnya lengkap sekali, khususnya tes kesehatan. Semoga semua hasilnya baik dan dapat mendukung pencapaian prestasi terbaik,” ujar Kadek Heni.
Sementara itu pada kesempatan yang sama, Megawati juga mengaku sangat antusias mengikuti setiap tes kesehatan yang telah disiapkan untuk persiapan menuju Olimpiade 2024.
“Dengan tes-tes ini, saya jadi lebih tahu apa yang perlu diperbaiki dan ditingkatkan ke depan. Harapannya lewat hasil tes nanti dan program ke depan, seluruh tim dapat bersinergi untuk mencapai target yang diinginkan,” kata Megawati. yes
























