‘’Suara Genta’’ Peduli Sesama, Bantu Masyarakat Terdampak Corona

  • Whatsapp
KELOMPOK sukarela peduli sesama “Suara Genta” menyalurkan bantuan sembako kepada warga tak mampu di Desa Bajera, Selemadeg, Tabanan. Foto: ist
KELOMPOK sukarela peduli sesama “Suara Genta” menyalurkan bantuan sembako kepada warga tak mampu di Desa Bajera, Selemadeg, Tabanan. Foto: ist

TABANAN – ‘’Suara Genta’’ merupakan kelompok sukarela peduli sesama bergerak memberikan bantuan sosial dan kemanusiaan. Kelompok muda mudi Desa Bajera, Selemadeg, Tabanan ini, sedari awal Juni 2020 sudah melihat dan merasakan dampak Covid-19 terhadap masyarakat di lingkungan sekitar.

‘’Berbekal sedikit tabungan, kami membeli beras seharga Rp5 juta untuk dibagikan kepada masyarakat. Itu pasti tidak mencukupi. Syukurlah pemerintah juga membagikan sembako dan uang tetapi pembagiannya tidak merata yang mendapatkannya juga tidak semua,’’ kata Ketua ‘’Suara Genta’’ I Made Wiadnyana, Senin (4/10/2021).

Bacaan Lainnya

Pihaknya pun terus berjuang bersama kawan-kawan dengan menjual baju kaos berwarna hitam bertuliskan “Suara Genta” dengan logo genta dan menjualnya kepada orang terdekat yang lebih mampu secara ekonomi, untuk mendapatkan dana. ‘’Astungkara, masyarakat menyambut positif. Masyarakat yang lebih mampu mulai menyumbangkan uang,’’ katanya.

Seiring perjalanan waktu, komunitas “Suara Genta” mendeklarasikan kepengurusan agar masyarakat yang lebih mampu tidak ragu untuk menyumbang. Tepat pada 28 Desember 2020, kepengurusan “Suara Genta” dideklarasikan di Desa Bajera, Selemadeg, Tabanan, di salah satu rumah anggota.

Made Wiadnyana; didampingi Sekretaris I Gusti Ngurah Made Surya Artha, dan I Gusti Ngurah Putu Wirayoga, mengungkapkan,  tujuan didirikannya komunitas “Suara Genta” ini untuk menunjukan rasa solidaritas kepada orang tua yang kurang mampu dan kurang mendapat perhatian keluarga. Komunitas ini juga mengunjungi dan memberi sumbangan kepada keluarga yang anggota keluarganya meninggal, serta menunjukan kepada lingkungan bahwa tidak harus kaya untuk bisa membantu sesama.

Baca juga :  Curiga Ada yang Kecanduan Narkotika, Ini yang Dilakukan Bupati Lobar

‘’Bantuan yang kita sudah berikan berupa 15 paket berisi sembako untuk 6 banjar setiap bulan di wilayah Desa Bajera, digilir. Kita juga membantu memediasi masalah-masalah yang terjadi di lembaga adat seperti laporan pertanggungjawaban keuangan peturunan banjar yang bermasalah, bekerjasama dengan lembaga adat dan dinas seperti membantu mencarikan donatur untuk biaya pembelian pemasangan paving di jaba Pura Dalem sebesar Rp15 juta,’’ katanya.

Berikutnya, bantuan juga diberikan kepada orang tua yang tidak mampu, orang tua yang kurang diperhatikan oleh keluarga, serta orang yang diisolasi karena positif Covid-19. ‘’Sementara ini, sumber dana berasal dari penjualan baju yang bertuliskan “Suara Genta” serta donatur lokal yang sudah melihat perjuangan “Suara Genta”,’’ ujarnya, sembari mengatakan, laporan keuangan transparan dilaporkan pada rapat bulanan. tra

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.