Pespa Dominasi Liga Perseden 2026, 3 Piala Juara, 1 Trofi Runner Up, dan 3 Gelar Top Skor

PARA pemain Pespa Padangsambian U8, U10, U12, U14 serta para pelatih dan ofisial, foto bersama dengan Ketua Umum KONI Denpasar Putu Yudiatmika dan Ketua Umum Askot PSSI Denpasar Anak Agung Putu Sudirka Yoga Semadi, usai acara penyerahan piala dan piagam bagi para juara Liga Perseden 2026 U14, di Stadion Kompyang Sujana, Denpasar, Jumat (17/7/2026). foto: ist

POSMERDEKA.COM, DENPASAR – Liga Perseden 2026 untuk kelompok usia (KU) berakhir Jumat (17/7/2026). Dari kategori usia yang dipertandingkan, klub Pespa Padangsambian sangat mendominasi, bahkan nyaris sapu bersih.

Pespa menyegel tiga gelar juara mulai usia 8 tahun (U8), U10 dan U14. Sementara satu-satunya gelar juara yang lepas di usia 12 (U12), dimana Pespa harus puas sebagai runner up sekaligus dapat trofi juara kedua. Sedangkan juaranya diraih Tim U12 Kundalini FC yang berafiliasi dengan Bali United.

Read More

Meski dibawah Kundalini, bukan berarti Tim U12 Pespa kalah dari tim juara itu. ”Kami bermain imbang 1-1 dengan mereka (Kundalini). Hanya, kami terpeleset saat betemu Damar Cakti yang berkesudahan 2-2, bahkan anak-anak hampir kalah setelah lebih dulu tertinggal 2 gol,” kata Pelatih Tim U12 Pespa, Putra Maulana.

Selain piala juara dan piagam, Pespa juga mendominasi gelar individu yang paling bergengsi yakni top skor (pencetak gol terbanyak). Menariknya, 3 tim Pespa yang meraih juara, ketiga-tiganya dilengkapi dengan gelar top skor.

Ketiga pemain Pespa yang mendapat piala dan piagam top skor adalah Putu Gede Davin Wirya Sukmajaya (U8) yang mengoleksi 8 gol, I Kadek Angga Widyanata (U10) juga mencetak 8 gol, dan Agus Gede Dwi Santika Wibawa (U14) dengan koleksi 12 gol.

Ajang Pembinaan
Ketua Umum KONI Kota Denpasar, Putu Yudiatmika yang sempat menyaksikan laga pamungkas antara Pespa U14 dan Kundalini U14, memberi apresiasi Askot PSSI Denpasar dengan program kompetisi usia dini ini yang dikemas dalam Liga Perseden 2026.

”Kompetisi ini sejalan dengan program KONI Denpasar, sebagai ajang pembinaan sejak dini (grass root) secara berkesinambungan. Karena misi kami ingin mencetak bibit-bibit atlet potensial untuk daerah mulai tingkat kota/kabupaten dan provinsi, nasional hingga internasional,” ungkap Yudi, usai menyerahan piala dan piagam bagi para juara Liga Perseden 2026 ini.

Ajang pembinaan ini, tambah dia, bukan semata-mata karena KONI Denpasar berharap medali emas saat Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Bali 2027 di Buleleng. Lebih dari itu, pembinaan jangka panjang yang berjenjang ini bertujuan mencipakan atlet untuk kepentingan daerah, nasional bahkan internasional.

”Jika pembinaan berkesinambungan ini dapar berjalan dengan baik, imbasnya tentu pada tim sepakbola Denpasar, yang sudah pasti punya peluang sangat besar meraih medali emas Porprov,” pungkas Yudi. yes

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.