SMPN 2 Denpasar “Hattrick” Juara Umum PSR, Seniwati Bangga dengan Perjuangan Seniman

SEKDA Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya, menyerahkan piala juara umum PSR diterima Kepala SMPN 2 Denpasar, I Gusti Agung Ayu Made Seniwati, saat penutupan Porsenijar Kota Denpasar 2026 di GOR Lila Buana Denpasar, Kamis (2/4/2026). Foto: ist
SEKDA Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya, menyerahkan piala juara umum PSR diterima Kepala SMPN 2 Denpasar, I Gusti Agung Ayu Made Seniwati, saat penutupan Porsenijar Kota Denpasar 2026 di GOR Lila Buana Denpasar, Kamis (2/4/2026). Foto: ist

POSMERDEKA.COM, DENPASAR – SMPN 2 Denpasar mencetak sejarah dengan hattrick juara umum Pekan Seni Remaja (PSR) tiga kali berturut-turut pada 2024, 2025, dan 2026. Tim PSR SMPN 2 Denpasar mengukuhkan posisi puncak pada Porsenijar Kota Denpasar 2026 dengan 7 medali emas dan 1 perak.

Selain itu, SMPN 2 Denpasar juga mencatat prestasi juara 2 Porjar dengan perolehan medali terakhir 38 emas, 41 perak, dan 45 perunggu. Kendati gagal mempertahankan juara umum Porjar, SMPN 2 Denpasar tahun ini kembali melahirkan atlet terbaik, yaitu Ni Made Nila Wati Sukma Dewi dari cabor sepak takraw.

Read More

‘’Astungkara SMP Negeri 2 Denpasar kembali juara umum PSR. Ini adalah sebuah kebangaan dan tentu kita sangat bahagia SMP Negeri 2 Denpasar kembali meraih gelar itu ketiga kali beruntun. Hasil ini untuk keluarga besar SMP Negeri 2 Denpasar,’’ kata Kepala SMPN 2 Denpasar, I Gusti Agung Ayu Made Seniwati usai menerima piala juara umum PSR dari Sekda Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya, yang menutup rangkaian Porsenijar Kota Denpasar, Kamis (2/4/2026).

Prestasi juara umum PSR tahun ini disambut gembira kontingen SMPN 2 Denpasar, sambil bersorak gembira merayakan kemenangan lengkap dengan yel-yel SMPN 2 Denpasar. Piala diarak dari GOR Lila Bhuana hingga SMPN 2 Denpasar di Jalan Gunung Agung.

Kasek Gusti Agung Ayu Made Seniwati menyebutkan, 7 medali emas PSR masing-masing diraih dari lomba tari nelayan lewat seniman tari Putu Ayu Dyah Kavari Sudana, Ni Komang Mardiani Pradnyani dan Anak Agung Ngurah Oka Indra Kencana; lomba pidarta putri lewat Anak Agung Sekar Ayudevi; lomba pidarta putra (I Putu Gede Baskara Danavendra); dan lomba makendang berpasangan (I Putu Ardika Wijaya dan I Wayan Gede Subagia).

Berikutnya di lomba membaca puisi putra diraih Ngurah Devananda Baktisadhana; lomba mekidung (I Putu Gede Satya Kusuma, Putu Uma Mahadevi, I Komang Triandika Mahardika, Kadek Davina Martha Dwipayani, dan Ni Made Nindya Paramita); dan lomba rindik (I Putu Ardika Wijaya, I Wayan Gede Subagia, dan I Made Arya Tirta Jatyamara). Satu medali perak diraih di lomba puisi putri oleh Anak Agung Istri Yurina Ayunda Dinarka.

Sementara itu, dari 38 emas Porjar terbanyak diraih dari cabor karate 7 emas. Di susul cabor selam 6 emas, dance sport 5 emas, renang 4 emas, dan pencak silat 3 emas. Sisanya, masing-masing 2 emas dari cabor bulu tangkis, judo, tanjung derajat, dan tinju. Serta masing-masing 1 emas dari cabor atletik, sepak takraw, menembak, panahan, dan kempo.

Seniwati menyebutkan ini prestasi luar biasa yang ditunjukkan oleh anak-anak SMPN 2 Denpasar, bahwa perjuangan mereka tak sia-sia di ajang Porsenijar, khususnya PSR. Ia juga langsung memberikan ucapan selamat kepada anak didiknya.

Kegagalan mempertahankan juara umum Porjar, menurut Seniwati bukan jalan buntu, melainkan kesempatan berlatih untuk bangkit lebih kuat. Kegagalan membantu mengevaluasi diri, memperkuat mental, dan membuka jalan menuju kesuksesan yang lebih besar.

Bagi dia, tak ada prestasi muncul tanpa kerja keras dan disiplin yang tinggi. Makanya, SMPN 2 Denpasar yang menerapkan teknik disiplin tinggi dalam PBM sukses menjadikan disiplin sebagai ikon sekolah. tra

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.