11.780 Siswa SMP Ikut TKA 2026, Kadisdikpora Minta Siswa Tak Cemas

PELAKSANAAN try out TKA 2026 di SMPN 3 Denpasar, belum lama ini. Foto: ist
PELAKSANAAN try out TKA 2026 di SMPN 3 Denpasar, belum lama ini. Foto: ist

POSMERDEKA.COM, DENPASAR – Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kota Denpasar, menyatakan kesiapan SMP di Kota Denpasar menyelenggarakan Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2026 yang akan berlangsung mulai 6 April 2026. TKA merupakan instrumen penilaian nasional untuk mengukur capaian akademik siswa sesuai kurikulum, bersifat tidak wajib, serta tidak menjadi penentu kelulusan.

“Sudah siap semua, sudah ready. Termasuk gladi dari pusat juga sudah dilakukan. Kendala-kendala yang sebelumnya sempat terjadi sudah diantisipasi oleh operator di masing-masing sekolah,” ujar Kadisdikpora Kota Denpasar, Anak Agung Gede Wiratama, Minggu (5/4/2026).

Bacaan Lainnya

Dia menjelaskan, total terdapat 92 sekolah tingkat SMP di Denpasar yang mengikuti TKA tahun ini dengan jumlah peserta mencapai 11.780 siswa. Dari jumlah tersebut, sebanyak 91 sekolah melaksanakan secara mandiri, sementara satu sekolah masih menumpang.

“Yang mandiri ada 91 sekolah, dan satu sekolah menumpang karena proses perizinan masih berjalan. Namun dari sisi fasilitas sebenarnya tidak ada kendala,” jelasnya.

Dikatakannya, kesiapan perangkat penunjang seperti komputer dan jaringan juga telah dipastikan dalam kondisi siap digunakan. Pihaknya telah melakukan pengecekan menyeluruh guna meminimalisir potensi gangguan teknis saat pelaksanaan.

Wiratama menegaskan, TKA ini dirancang untuk mengukur capaian akademik peserta didik secara lebih objektif dan terstandar. Selain itu, ia mengimbau siswa serta orang tua agar tidak mencemaskan TKA sebab tes tersebut bukan penentu kelulusan.

Dalam pelaksanaannya, Kemendikdasmen mengusung tagline “Jujur dan Gembira” sebagai dasar penyelenggaraan. Hal ini diharapkan mampu menciptakan suasana ujian yang kondusif sekaligus menjunjung integritas.

Untuk menjamin kelancaran pelaksanaan, Kemendikdasmen telah menerbitkan prosedur operasional standar (SOP) secara terstruktur. SOP tersebut telah mengatur mekanisme pelaksanaan, pengawasan, hingga sistem penilaian dan sanksi.

‘’Dengan berbagai persiapan yang telah dilakukan, Disdikpora Denpasar optimistis pelaksanaan TKA 2026 dapat berjalan lancar tanpa kendala berarti dan transparan. Pelaksanaan ini diharapkan mampu memberikan gambaran akurat mengenai kemampuan akademik siswa,’’ tandasnya.

Terpisah, Kepala SMPN 3 Denpasar, Ni Nengah Sujani, menyatakan bahwa pihaknya selain melakukan kesiapan akademik, aspek teknis juga menjadi perhatian utama. Sekolah memastikan seluruh sarana dan prasarana pendukung, termasuk perangkat dan jaringan, dalam kondisi optimal untuk menghindari kendala saat pelaksanaan.

Pendekatan kolaboratif juga dilakukan dengan melibatkan orang tua siswa. Sekolah mengupayakan dukungan dari keluarga agar siswa memiliki kesiapan tidak hanya secara akademik, tetapi juga secara fisik dan mental. tra

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses