POSMERDEKA.COM, KARANGASEM – Meninjau pengerjaan proyek infrastruktur, Bupati Karangasem, I Gede Dana, melakukan sidak ke pos portal di wilayah Butus, Desa Buana Giri, Kamis (20/7/2023). Dari sidak ditemukan masih ada sopir truk yang mengangkut material pasir melebihi standar yang ditentukan.
“Tadi ketika memantau sejumlah proyek infrastruktur di wilayah Kecamatan Bebandem, saya iseng mampir ke Pos Portal Butus. Ditemukan masih banyak truk memuat material pasir melebihi tonase yang ditentukan,” seru Dana usai monitoring sejumlah proyek fisik menggunakan dana APBD Induk 2023 itu.
Mengantisipasi menjamurnya truk galian C yang mengangkut material melebihi kapasitas, Dana menginstruksi OPD terkait lebih gencar melakukan sosialisasi. Tujuannya agar pengusaha tambang taat aturan dalam pengisian tonase truk yang ditentukan.
Jika dipaksakan mengisi material galian C melebihi kapasitas kemampuan truk, jelasnya, jelas berisiko bagi pengemudinya. Selain itu sangat membahayakan masyarakat pengguna jalan. Melihat banyaknya temuan ini, dia akan menggencarkan sosialisasi agar pengusaha dan sopir truk bisa taat aturan.
Sebelumnya, Bupati Dana melakukan monitoring rehab bangunan di beberapa SD dan SMP yang menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK), Dana Alokasi Umum (DAU) dan APBD Karangasem.
Monitoring rehab sekolah diawali dari pembangunan Laboratorium IPA dan pembangunan ruang UKS di SMPN 3 Bebandem. Dua proyek fisik yang dikerjakan itu anggarannya bersumber dari DAK.
Selanjutnya Bupati meninjau pembangunan lanjutan ruang kelas baru di SMPN 1 Abang yang pengerjaannya bersumber dari DAU. Terakhir, Dana meninjau proses rehab ruang kelas di SDN 4 Padangkerta yang pengerjaannya menggunakan DAU.
Pada kesempatan itu, Bupati Dana mewanti-wanti rekanan yang mengerjakan proyek fisik agar selesai tepat waktu sesuai kalender kerja yang ada. Dia tidak ingin melihat proyek fisik rehab sekolah pengerjaannya melewati batas waktu yang ditentukan.
“Waktu pengerjaan proyek pembangunan sekolah, semua harus sesuai dengan kontrak yang ada. Ini sangat penting agar ruang kelas yang direhab segera digunakan untuk kegiatan belajar-mengajar,” pungkas Dana. nad























