Setelah Tim U15 Gagal ke Final, Perseden Tinggal Berharap U17 di Ajang Piala Soeratin Bali 2021

  • Whatsapp
TIM Perseden U15 Denpasar gagal ke final Piala Soeratin U15 Rayon Bali 2021. foto: ist

MANGUPURA – Askot PSSI Denpasar, kini tinggal berharap pada skuat Perseden U17 pada ajang Piala Soeratin Rayon Bali 2021, menyusul langkah adik-adiknya di kelompok usia 15 tahun (U15) terhenti di babak semifinal, Rabu (22/12/2021).

Bermain di Stadion Mengwi, Kabupaten Badung, Perseden U15 yang dibesut Yohanes Mario, dipaksa harus mengakui keunggulan PS Putra Angkasa Kapal U15 Badung melalui drama adu penalti dengan skor 1-4.

Bacaan Lainnya

Sebelumnya, Perseden U13 lebih dulu tersingkir dalam perebutan tiket semifinal, karena kalah 0-1 secara kontroversial atas Putra Dewata Bali (PDB) di fase grup.

Menurut salah seorang pengurus Askot PSSI Denpasar bidang usia dini, Mamak Abdulah, perjuangan Perseden U15 sudah sangat maksimal saat menghadapi Putra Angkasa. ”Anak-anak bermain bagus dan ngotot sampai babak perpanjangan waktu, tapi belum beruntung saat adu penalti,” ujarnya.

Di sisi lain, Ketua Umum Askot PSSI Denpasar, AA. Ngurah Garga Chandra Gupta berharap para pemain Perseden U15 tidak perlu larut dalam kesedihan berlama-lama atas kegagalan masuk final. Justru kekalahan kali ini, harus dijadikan motivasi untuk meningkatkan intensitas latihan.

”Usia kalian masih muda (remaja), perjalanan kalian juga masih panjang. Terpenting sekarang, kembali latihan lebih giat lagi dan jadikan kegagalan ini sebagai sukses yang tertunda,” harap pria yang akrab disapa Turah Mantri itu.

Baca juga :  Pasar Gotong Royong, Keberpihakan Pemprov Terhadap Produk Lokal Bali

Nasib Perseden U17 akan ditentukan pada laga semifinal melawan East Bali FC Karangasem, Kamis (23/12/2021). East Bali merupakan juara Grup B, sementara Perseden maju ke semifinal dengan status runner up Grup A. yes

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.