Senin, Jenazah Sutena Dikremasi, Meninggal Akibat Terpapar Covid-19

  • Whatsapp
Wayan Sutena (alm). Foto: ist
Wayan Sutena (alm). Foto: ist

KLUNGKUNG – Keluarga besar DPD PDIP Bali dan DPC PDIP Klungkung saat ini sedang berduka. I Wayan Sutena, kader senior asal Klungkung yang menjabat Wakil Ketua Bidang Organisasi DPD PDIP Bali masa bakti 2019-2024, meninggal karena terpapar Covid-19. Jenazah almarhum direncananya dikremasi, Senin (5/4/2021) dengan protokol kesehatan ketat.

Almarhum sebelumnya menjalani perawatan di RS Sanglah akibat positif Covid-19, Jumat (2/4/2021) malam. Sebelum meninggal, Sutena sempat sakit pada 24 Maret 2021 dan menjalani perawatan di RS Bali Mandara.

Bacaan Lainnya

Menurut informasi Perbekel Desa Tegak, Kecamatan Klungkung, Ketut Sujana, Sabtu (3/4/2021), dia sempat berkomunikasi melalui telepon video, dan Sutena disebut dalam keadaan baik meski sempat terbatuk-batuk saat bicara.

Keluarga Sutena yang tinggal di Desa Tegak juga sempat menjalani isolasi mandiri di rumah, tapi tidak disebutkan isolasi mandiri yang dilakukan keluarganya itu apakah karena terkonfirmasi Covid-19 atau bagaimana. Berdasarkan surat Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Bali pada 27 Maret, Kabupaten Klungkung sempat masuk risiko tinggi yang ditandai dengan warna merah.

Sutena dikenal aktif berorganisasi sebagai Ketua Sabha Walaka PHDI Klungkung. Karir politiknya di PDIP terus berbuah manis. Setelah menjabat Ketua DPRD Klungkung, Sutena sempat menjadi anggota DPRD Bali periode 2014-2019 sebagai PAW Ketut Mandia, yang saat itu maju menjadi calon Wakil Bupati Klungkung. Sutena ikut bergotong royong memenangkan calon Bupati/Wakil Bupati Karangasem, I Gede Dana dan I Wayan Artha Dipa, dalam Pilkada Karangasem 2020.

Baca juga :  Ketua DPRD Denpasar Tak Rasakan Efek Samping Usai Disuntik Vaksin

Sekretaris Fraksi PDIP DPRD Bali, Cokorda Gede Agung, mengaku sangat terkejut dengan kabar meninggalnya sang kolega. “Tyang (saya) kaget juga dikabari itu. Saya dikontak anaknya yang di luar negeri, minta supaya jenazah almarhum bisa dikremasi. Tyang bantu semaksimal mungkin untuk mengkoordinasikan agar bisa dikremasi, dengan catatan wajib menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Besok (hari ini) beliau dikremasi di Pundukdawa,” tutur politisi asal Klungkung tersebut. baw/hen

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.