POSMERDEKA.COM, DENPASAR – Tim Seleksi (Timsel) anggota KPU Klungkung periode 2024-2029 menyatakan bekerja secara independen dan berintegritas untuk mendapat penyelenggara pemilu yang terbaik. Timsel juga menjamin bekerja mengikuti ketentuan dan pedoman, tapi tetap berharap ada peran serta masyarakat untuk memberi masukan. “Komitmen kami itu dengan bukti proses yang dilaksanakan sesuai ketentuan,” sebut Ketua Timsel, Made Abdi Negara, di KPU Bali, Kamis (5/10/2023).
Negara menyatakan itu menjawab pertanyaan media tentang jaminan Timsel tidak melahirkan penyelenggara pemilu yang kemudian bermasalah, seperti terjadi di Bawaslu Badung. Sebagai catatan, anggota Bawaslu Badung, Rachmat Tamara, diduga melakukan pemalsuan identitas untuk mendapat KTP Badung sebagai persyaratan mendaftar sebagai komisioner. Sempat diklarifikasi oleh Bawaslu Bali, tapi sejauh ini tidak ada perkembangan berarti dari kasusnya. Hanya, Satreskrim Polres Badung disebut-sebut mulai membidik dugaan pemalsuan identitas Tamara. Kasus ini pula membuat tagline Bawaslu yakni “Bersama Bawaslu Awasi Pemilu” diplesetkan oleh anggota Komisi II DPR RI menjadi “Bersama Rakyat Awasi Bawaslu”.
Masih menurut Negara, mencegah jangan sampai ada orang bermasalah lolos jadi penyelenggara pemilu, dia mengajak peran serta masyarakat. Dia menyilakan publik memberi tanggapan atas calon yang kelak diumumkan. Media massa juga dinilai berperan penting atas akses informasi siapa saja calon komisioner.
“Silakan nilai hasil yang kami berikan dari hasil seleksi. Kami juga punya tanggung jawab moral dan sesuai tugas pokok fungsi. Kami yakin bisa bekerja sesuai peraturan,” paparnya.
Soal kemungkinan melibatkan Disdukcapil Klungkung untuk mencegah terulangnya pemalsuan identitas seperti saat seleksi di Bawaslu Badung, Negara tidak menjawab lugas. “Saya tidak mau menanggapi itu. Ada banyak ruang bagi masyarakat untuk memberi tanggapan. Jangan sampai proses sudah selesai, baru kemudian memberi masukan,” jawabnya dengan artikulasi hati-hati.
Kembali ke seleksi anggota KPU Klungkung, Negara berujar konferensi pers yang dilakukan juga bagian dari metode untuk sebanyak-banyaknya menarik minat pelamar di Klungkung. Sebab, selama ini animonya relatif rendah. Pengumuman sekaligus pembukaan pendaftaran dimulai 5-11 Oktober 2023, penelitian dan penetapan hasil administrasi pada 5-23 Oktober 2023, perpanjangan pendaftaran pada 17-22 Oktober 2023 jika kuota pelamar tidak mencukupi dua kali kebutuhan.
Penetapan hasil penelitian administrasi pada 24-25 Oktober 2023, pengumuman pada 26-28 Oktober 2023, seleksi tertulis (CAT) dan tes psikologi pada 29 Oktober-6 November 2023, penetapan hasil tes tertulis dan tes psikologi 7-8 November 2023. “Pengumuman hasil seleksi 9-10 November 2023, masukan dan tanggapan masyarakat 9-14 November 2023, tes kesehatan 11-13 November 2023, wawancara 12-15 November 2023, penetapan hasil tes kesehatan dan wawancara 16-17 November 2023 dengan maksimal dua kali kebutuhan atau 10 peserta,” bebernya.
Dia menambahkan, pengumuman hasil seleksi pada 18-19 November 2023, dan penyampaian 10 besar nama calon 18-20 November 2023. “Dokumen persyaratan soft file hasil pindai diunggah melalui laman siakba.kpu.go.id. Dokumen fisik diserahkan satu asli dan satu fotokopi, disampaikan ke Sekretariat Tim Seleksi Jalan Cok Agung Tresna Nomor 8 Denpasar, di KPU Bali, pada masa pendaftaran masih berlangsung. Layanan Helpdesk KPU pada hari kerja Senin sampai Jumat, pukul 08.00–16.00 Wita,” tandasnya. hen























