Satgas Lingkungan dan Banjar Adat Alas Arum Bantu Sembako 25 KK Yang Diisolasi

  • Whatsapp
SATGAS saat menyerahkan bantuan berupa sembako kepada 25 KK Gang Tegalwangi III, lingkungan Banjar Adat Alas Arum, Sesetan, Denpasar. foto: ist

DENPASAR – Pandemi Covid-19 memang sangat mengkhawatirkan masyarakat di seluruh Dunia ini. Namun dibalik musibah ini ada nilai positif yang dapat dipetik seperti kebiasaan masyarakat untuk menjaga kebersihan yakni gerakan mencuci tangan, dan meningkatkan rasa persaudaraan dengan gotong royong ketika ada sanak saudara atau tetangga yang sedang dikarantina.

Seperti yang dilakukan Satgas Lingkungan dan Banjar Adat Alas Arum Kelurahan Sesetan memberikan bantuan sembako kepada warga yang diisolasi di Gang Tegalwangi III . Hal ini dibenarkan Lurah Sesetan Ni Ketut Sri Karyawati saat dihubungi Rabu (17/6/2020).

Bacaan Lainnya

Lebih lanjut ia mengatakan, isolasi yang dilakukan kepada 25 KK yang ada di Gang Tegalwangi III Banjar Adat Alas Arum karena sampai saat ini ada warga disana ada 4 orang yang positif covid-19. Untuk menekan penularan, maka seluruh warga gang di sana harus menjalankan isolasi selama 14 hari.

Untuk memenuhi kebutuhan pokok mereka, Satgas Lingkungan bersama Banjar Adat Alas Arum memberikan bantuan sembako kepada 25 KK secara bergotong royong. Bantuan ini diberikan sebagai bentuk rasa kepedulian dan meningkatkan rasa gotong royong Satgas Bersama Banjar Adat Alas Arum.

Agar selama isolasi warga tidak kekurangan bahan kebutuhan pokok, Pihak Kelurahan Sesetan juga sudah mengajukan permohonan ke Dinas Sosial Kota Denpasar. “Dengan cara tersebut mereka bisa terbantu untuk kebutuhan bahan pokoknya,” jelas Karyawati.

Baca juga :  30 PMI Desa Bondalem Dites Cepat Covid-19

Tidak hanya itu, meskipun dalam kondisi diisolasi pihak Kelurahan memberikan kesempatan warga Gang Tegalwangi III untuk membeli kebutuhan pokoknya melalui media online. Namun pengiriman hanya bisa dilakukan sampai pos satgas. Selanjutnya orderan atau pesanan warga tersebut akan diantar oleh satgas langsung ke rumah warga yang bersangkutan.

Untuk menekan penularan Covid-19, pihaknya selalu memberikan imbuan kepada warganya agar tetap mengikuti protokol kesehatan seperti selalu menjaga jarak, menggunakan masker, sering mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir dan tidak keluar rumah jika tidak ada kepentingan mendesak. Masyarakat harus mengikuti semua itu, mengingat penyebaran Covid-19 banyak terjadi pada transmisi lokal.

Sementara itu Ketua Satgas Desa Adat Sesetan sekaligus Penyarikan Desa Adat Sesetan I Wayan Dodik Mahendra mengatakan, isolasi yang dilakukan Gang Tegalwangi III berjalan kondisif. Menurutnya isolasi dilakukan mengingat ada warga yang positif Covid-19 dan tanggal 13 Juni kemarin kembali ada penambahan.

Sebagai antisipasi penularan Covid-19 Satgas Lingkungan, Satgas Kelurahan dan Satgas Desa kompak untuk melakukan rapat. Dalam rapat tersebut juga mengundang perwakilan warga disana.

Dari hasil rapat akhirnya memutuskan komplek Gang Tegalwangi III dilakukan isolasi dimulai dari Sabtu 13 Juni sore hingga 14 hari kedepan. Maka Tugas Ketua Gang dan perwakilan warga memberi tahu kepada seluruh warga. Keputusan bersama tersebut diterima warga setempat dengan baik. yes

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.