Sambut Galungan, Pemkab Bangli Adakan Pasar Tani

  • Whatsapp
KEPALA Dinas Pertanian Ketahanan Pangan dan Perikanan Bangli, I Wayan Sarma. Foto: ist
KEPALA Dinas Pertanian Ketahanan Pangan dan Perikanan Bangli, I Wayan Sarma. Foto: ist

BANGLI – Menyambut Hari Raya Galungan pada Rabu (10/11/2021) dan Kuningan pada Sabtu (20/11/2021) mendatang, Dinas Pertanian Ketahanan Pangan dan Perikanan Bangli akan menggelar Pasar Tani untuk kebutuhan hari raya bagi para pegawai Pemkab, Rabu (3/11/2021). Lokasinya di depan patung Anak Agung Anom Mudita di Jalan Lettu Kanten, berbentuk warung tenda dengan harga yang diklaim lebih murah.

Kepala Dinas Pertanian Ketahanan Pangan dan Perikanan Bangli, I Wayan Sarma, mengatakan pasar murah ini lebih pas disebut Pasar Tani, karena memasarkan hasil pertanian hortikultura di Bangli. Yang dimaksud yakni hasil pertanian petani Bangli, khususnya buah-buahan dan komoditi lain, untuk pemenuhan kebutuhan Galungan dan Kuningan. Dia berujar, masyarakat umum juga bisa ikut belanja di pasar Tani. Namun, sambungnya, pembeli utama adalah para pegawai di lingkungan Pemkab Bangli .

Bacaan Lainnya

“Harga belanja lebih murah karena beli langsung dari para petani. Kalau kebetulan masyarakat umum tahu dan mau belanja, silakan datang dan belanja,” ajaknya.

Sebelumnya, kata Sarma, dilakukan rapat persiapan dipimpin Bupati Bangli, Sang Nyoman Sedana Arta, saat rapat Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Bangli untuk antisipasi lonjakan harga dan kelangkaan bahan pokok menjelang Galungan dan Kuningan. Kenaikan kebutuhan pokok menjelang hari raya, urainya, dapat berimplikasi kepada kenaikan harga dan kelangkaan barang. Hal ini mendapat perhatian khusus TPID untuk kestabilan pasokan dan harga, antara lain dengan pemantauan harga dan mengadakan pasar gotong royong serta pasar tani. Pesertanya para petani atau Kelompok Wanita Tani (KWT) yang memiliki produk, baik produk sehari-hari maupun olahan, untuk dipasarkan.

Baca juga :  Sanjaya Ngantor di Desa Marga Dauh Puri

“Pemilihan tempat di halaman di depan patung Anak Agung Anom Mudita, karena tempat sebelumnya di Lapangan Kapten Mudita kini lagi direnovasi untuk dijadikan alun-alun Kota Bangli,” serunya menandaskan. gia

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.