Rakorda II BAN S/M Provinsi Bali, Hasil Akreditasi Sekolah/Madrasah Provinsi Bali Membanggakan

KETUA BAN S/M Bali, Wayan Suwira, menyerahkan dokumen rekomendasi hasil akreditasi kepada salah seorang perwakilan dari Dinas Pendidikan Kabupaten di Bali, didampingi anggota BAN S/M Bali, Moh. Sahlan. Foto: ist
KETUA BAN S/M Bali, Wayan Suwira, menyerahkan dokumen rekomendasi hasil akreditasi kepada salah seorang perwakilan dari Dinas Pendidikan Kabupaten di Bali, didampingi anggota BAN S/M Bali, Moh. Sahlan. Foto: ist

POSMERDEKA.COM, DENPASAR – Hasil akreditasi sekolah/ madrasah Provinsi Bali tahun 2023 sangat membanggakan. Hal ini selain disebabkan oleh pelaksanaannya berjalan dengan sukses, juga hasilnya menunjukan prestasi bagi peningkatan kualitas pendidikan di Bali.

Meski demikian, Badan Akreditasi Nasional Sekolah/Madrasah (BAN S/M) Provinsi Bali berharap para pihak hendaknya memperhatikan dan mengimplementasikan rekomendasi yang disusun sebagai upaya untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan di Bali. Demikian disampaikan Ketua BAN S/M Bali, Drs. I Wayan Suwira, M.Si., M.Pd., ketika membuka Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) II BAN S/M Provinsi Bali di Kuta, Rabu (6/12/2023).

Bacaan Lainnya

Lebih lanjut Suwira mengemukakan, dari 690 sekolah/madrasah yang menjadi sasaran visitasi tahun 2023 ini, jumlah sekolah yang berhasil memperoleh predikat unggul atau A sebanyak 589 sekolah/madrasah, dengan predikat B sebanyak 98 sekolah, serta yang memperoleh predikat C hanya tiga sekolah. ”Kita bangga sebab dibandingkan dengan provinsi lain di Indonesia, jumlah sekolah kita yang memperoleh predikat C hanya 0,004 persen, dan bahkan tahun ini Bali luput dari sekolah yang dengan predikat Tidak Terakreditasi ( TT),” tegas Suwira, pada kegiatan yang juga dihadiri oleh pejabat dari Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Provinsi Bali, Kakankemenag Provinsi Bali, serta para Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota serta para kepala Kemenag kabupaten/kota se-Bali ini.

Baca juga :  Trauma Pascagempa, Puluhan Pasien RSUD Karangasem Dirawat di Halaman, BPBD Dirikan Tenda Darurat

Suwira yang juga dinominasikan menjadi Korwas Dikpora Bali ini mengemukakan, melalui tema “Akreditasi Sekolah Mendorong Transformasi SDM Unggul“ BAN S/M Bali mengajak semua pihak untuk menjadikan hasil akreditasi tersebut sebagai bahan untuk melakukan upaya peningkatan kualitas pendidikan melalui rekomendasi yang disampaikan oleh para asesor. ”Kita tentunya berharap para kepala dinas menjadikan rekomendasi tersebut sebagai bahan untuk mengambil kebijakan dan langkah peningkatan kualitas pendidikan,” tegas Suwira, seraya menambahkan rekomendasi yang disampaikan tersebut merupakan hasil kerja keras dan kajian dari para asesor yang harus ditindaklanjuti.

Ketua Panitia penyelenggara Rakorda II  BAN S/M Bali, Dr. Ida Ayu Sri Widiastuti, S.Pd.,M.Pd,.M.Hum., dalam laporannya menyebutkan tujuan penyelenggaraan Rakorda II ini adalah dalam rangka koordinasi dan integrasi dengan pihak lain dalam rangka evaluasi pelaksanaan akreditasi tahun 2023.” Selain itu rakorda juga dipergunakan sebagai ajang untuk mensosialisasikan hasil akreditasi termasuk rekomendasinya,” ungkap Widiastuti yang juga dosen di Universitas Mahasaraswati Denpasar ini.

Selain itu, ungkap Widiastuti, Rakorda II juga digunakan sebagai langkah untuk membangun komunikasi, sinergi dan kerja sama dengan lembaga lain dengan harapan hasil akreditasi akan dijadikan acuan dalam peningkatan kualitas pendidikan di Bali. “ Harapan kita agar hasil akreditasi ini benar-benar menjadi acuan bagi upaya peningkatan kualitas pendidikan di masa yang akan datang,” tegas Widiastuti yang juga salah seorang anggota BAN S/M Bali ini.

Baca juga :  PAN NTB Gelar Vaksinasi ke Masyarakat Mataram

Peserta Rakorda II sebanyak 53 orang dari unsur Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten/ Kota se-Bali, Kakankemenag Kabupaten/Kota se-Bali, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga Provinsi Bali, serta Kakankemenag Provinsi Bali. Para Koordinator Pelaksana Akreditasi (KPA) Kabupaten/Kota se-Bali, serta sejumlah pejabat yang ada di bawah Direktorat Guru dan Tenaga Kependidikan Kemendikbudristek yang ada di Bali.

Selain menghadirkan narasumber dari BPMP, kegiatan Rakorda yang berlangsung selama tiga hari ini juga menampil praktik baik dari sejumlah kabupaten/kota yang berkaitan dengan penjaminan mutu pendidikan. Pada kegiatan pembukaan juga diserahkan rekomendasi hasil akreditasi untuk masing-masing kabupaten/kota yang selanjutnya bisa digunakan sebagai bahan diskusi oleh pemerintah daerah setempat. tra

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.