Rakor Awal Tahun Bahas Sejumlah Program Kerja

WALI Kota Jaya Negara bersama Wawali Arya Wibawa didampingi Sekda Alit Wiradana saat memimpin rakor awal tahun Pemkot Denpasar di Graha Sewakadarma Kota Denpasar, Kamis (26/1/2023). Foto: ist

DENPASAR – Pemkot Denpasar menggelar rapat koordinasi (rakor) dan evaluasi awal tahun pada Kamis (26/1/2023) bertempat di Graha Sewakadarma Kota Denpasar.

Rakor yang diikuti seluruh pimpinan OPD dan Perumda di lingkungan Pemkot Denpasar itu dipimpin Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, bersama Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, didampingi Sekda Kota Denpasar, IB Alit Wiradana.

Read More

Ada sejumlah hal penting yang menjadi fokus pembahasan dalam rakor kali ini. Antara lain realisasi APBD Kota Denpasar TA 2022, percepatan dan penanganan inflasi daerah, rencana aksi penanganan stunting, percepatan penanganan kemiskinan ekstrem di Kota Denpasar, penggunaan produk dalam negeri dan investasi, penilaian SAKIP, zona integritas, reformasi birokrasi, pelayanan publik, stabilitas politik dan keamanan.

Kepala Badan Litbang Kota Denpasar, I Made Pasek Mandira, menjelaskan, dalam rangka percepatan pengendalian inflasi daerah, Pemkot Denpasar bersama TPID akan menggencarkan beragam langkah strategis.

Pemkot melalui Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan akan menggelar bazar pangan, pemantauan stok, pasokan dan harga pangan, gerakan menanam (April – Mei 2023), bantuan sarana dan prasarana budidaya ikan (Mei – Juni 2023), dan bantuan pakan ikan (Juli – Agustus 2023).

Selanjutnya melalui Dinas Pertanian, Pemkot akan melaksanakan kegiatan pengawasan penggunaan sarana pendukung pertanian sesuai dengan komoditas, teknologi dan spesifik lokasi. Dinas Perindustrian dan Perdagangan akan melaksanakan operasi pasar/ pasar murah, pemantauan harga di 5 pasar yaitu Pasar Ketapian, Pasar Badung, Pasar Kereneng, Pasar Agung, dan Pasar Nyanggelan (setiap hari).

Di samping itu, dilaksanakan kegiatan rutin monev informasi harga bahan makanan pokok dan strategis lainnya di pasar tradisional setiap Senin dan Kamis.

“Sinergitas antar OPD akan terus digencarkan, termasuk Perumda Pasar Sewakadarma yang akan menggencarkan operasi pasar, pasar murah, pasar rakyat, dan menjalin kerjasama bisnis dengan penyedia barang kebutuhan pokok,” kata Pasek Mandira.

Kepala Dinas P3AP2KB I Gusti Agung Sri Wetrawati, mengatakan, beragam upaya telah dan akan dilaksanakan Pemkot Denpasar dalam mencegah terjadinya stunting. Hal ini di antaranya optimalisasi posyandu, pemberian gizi, rembuk stunting, optimalisasi Germas, dan lainnya.

Kepala Bappeda Putu Wisnu Wijaya memaparkan terkait penanganan kemiskinan ekstrem. Menurut dia, sesuai arahan Presiden Joko Widodo terkait kemiskinan ekstrem agar tahun 2024 bisa dientaskan sampai 0 persen. Beberapa program telah dirancang mulai dari peningkatan sarana dan prasarana fisik, penyediaan air bersih hingga bantuan langsung tunai.

Wali Kota Denpasar, Jaya Negara, dalam arahanya mengatakan, pelaksanaan rakor ini merupakan tindak lanjut atas arahan Presiden RI, Joko Widodo, pada Rakornas Kepala Daerah dan Forkopimda. Ia menekankan, seluruh OPD wajib memahami dan fokus terhadap target yang telah ditetapkan.

“Seluruh program dan inovasi yang dilaksanakan harus dapat memberikan manfaat yang maksimal bagi masyarakat,” tegasnya.

Jaya Negara menjelaskan, pada RPJMD 2021 – 2026 Pemkot Denpasar merancang anggaran mengacu visi pembangunan yakni Kota Kreatif Berbasis Budaya Menuju Denpasar Maju. Hal inilah yang direalisasikan melalui program prioritas jangka pendek maupun program prioritas jangka menengah dan panjang. rap

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.