DENPASAR – Puluhan guide (pramuwisata) Korea mendatangi Senantara Center di Batik Bidadari Souvenir, Selasa (19/7/2022) malam. Mereka curhat tentang kondisi saat ini, sekaligus menitip harapan agar I Nengah Senantara kelak dapat memperjuangkannya di DPR RI. Sebab, selain pembisnis bidang pariwisata, Senantara dipastikan ikut bertarung pada Pileg 2024 mendatang dengan kendaraan Partai Nasdem.
Pada pertemuan yang juga dihadiri tokoh pariwisata Bali, I Gde Wiratha, itu, Senantara mengungkapkan secara pribadi acapkali berbuat sosial kemanusiaan dengan dana CSR perusahaannya. Antara lain bedah rumah, santunan kemanusiaan dan juga beasiswa. Yang akan dijalankan selanjutnya adalah memberi kursus gratis kepada LPD tentang sistem komputerisasi LPD yang modern.
“Semua kegiatan itu ingin saya tingkatkan dan lakukan berkelanjutan, salah satu caranya terjun ke dunia politik, memperebutkan satu kursi DPR RI melalui Nasdem,” sebutnya.
Pertimbangan memilih ke Senayan meski berstatus pendatang baru di kancah politik, dia mendaku agar memaksimalkan perjuangan, karena bermitra langsung dengan kementerian yang jangkauannya nasional. Jika berada di tingkat kabupaten atau provinsi, perjuangan dinilai tidak akan maksimal. Semua regulasi, termasuk keputusan pembangunan sarana dan prasarana tentang Bali, dibahas di Jakarta. “Mari kita sama-sama memperjuangkan itu agar saya bisa lolos ke Senayan,” ajaknya.
Pada pertemuan hangat itu, Gde Wiratha bertutur bagaimana dia memberanikan diri menantang Senantara untuk menjadi bapak asuh pramuwisata, agar mereka sukses di kemudian hari. Dia mengklaim kalau saja ada 10 Senantara, Bali akan banyak punya orang-orang hebat.
“Inilah sosok yang bisa memperjuangkan nasib orang Bali di Jakarta, yang murni mau mengabdi untuk kepentingan orang banyak,” cetus besan Senantara tersebut.
Saat berdiskusi, salah satu pramuwisata minta jaminan Senantara rumahnya akan menjadi rumah para pramuwisata Korea. Tanpa banyak pikir, Senantara memastikan rumahnya ini akan tetap menjadi rumah bagi guide Korea. “Konsumsi dan akomodasinya saya pastikan, saya pasti komitmen,” lugasnya.
Salah satu pramuwisata, Wijaya, curhat bahwa ekonomi orang Bali susah bersaing di UMKM lokal. Dia berharap Senantara bisa membuat sistem yang membantu perekonomian orang Bali, sekaligus menuntun untuk maju. “Saat ini ekonomi orang Bali nyaris kalah karena usaha UMKM banyak bersebelahan dengan toko-toko yang memiliki akses waktu 24 jam. Agar jika mungkin di Bali ada sistem yang sama seperti toko-toko tersebut,” tuturnya.
Dewa Ayu Anom menambahkan, dia berharap Senantara kelak dapat memperjuangkan guide fee di pusat untuk menjamin kelangsungan hidup mereka. Pandemi Covid-19 yang membuat pariwisata ambruk menyebabkan posisi guide jadi rentan. “Meski guide sebagai salah satu penyumbang terbesar devisa negara, tapi penghasilan pernah hanya 200 ribu per 10 jam. Mohon dapat memberi jaminan untuk penghasilan guide,” pintanya.
Menyikapi sejumlah aspirasi itu, Senantara menegaskan kesiapannya tarung ke Senayan tanpa beban atau target tertentu, jadi bisa memaksimalkan aspirasi ketika menjadi legislator nanti. Soalguide fee, dia menjelaskan hal itu merupakan kebijakan daerah, dan di pusat hanya membuat regulasi secara garis besarnya. “Tapi ini akan kita perjuangkan bersama-sama,” ajaknya. hen
























