Polsek Kediri Laksanakan Pra-Rekonstruksi Pengeroyokan di Carik Padang

PERSONEL Polsek Kediri dibantu Inafis Polres Tabanan melaksanakan prarekonstruksi kasus pengeroyokan di Banjar Dinas Carik Padang, Desa Nyambu, Kecamatan Kediri, Kamis (14/3/2024). Foto: ist
PERSONEL Polsek Kediri dibantu Inafis Polres Tabanan melaksanakan prarekonstruksi kasus pengeroyokan di Banjar Dinas Carik Padang, Desa Nyambu, Kecamatan Kediri, Kamis (14/3/2024). Foto: ist

POSMERDEKA.COM, TABANAN – Polisi masih melakukan penyelidikan terhadap kasus pengeroyokan yang mengakibatkan satu orang tewas dan satu lainnya luka parah di dekat Pos Kamling Banjar Dinas Carik Padang, Desa Nyambu, Kecamatan Kediri, Tabanan, Rabu (13/3/2024). Polsek Kediri pun melaksanakan prarekonstruksi kasus tersebut di lokasi yang sama, Kamis (14/3/2024).

Perkembangan terakhir kasus ini, polisi berhasil mengungkap identitas dua korban pengeroyokan, yang semula identitas belum diketahui. Korban yang mengalami luka parah di kepala dan wajah adalah Maliki (32) asal Desa Bagik Papan, Kecamatan Pringgabaya, Kabupaten Lombok Timur. Korban yang tewas adalah Rian Anggara (26) beralamat di Desa Dasan Tapen, Kecamatan Pringgabaya, Kabupaten Lombok Timur.

Bacaan Lainnya

Kendati identitas kedua korban penganiayaan tersebut sudah terungkap, namun pelaku yang diduga lebih dari satu orang itu masih dalam penyelidikan. “Pelaku masih lidik,” ujar Kapolsek Kediri, Kompol Ni Luh Komang Sri Subakti.

Seperti diberitakan sebelumnya, warga menemukan dua orang yang diduga sebagai korban pengeroyokan tergeletak di depan Pos Kamling Banjar Carik Padang, Desa Nyambu, Kediri, Tabanan, Rabu (13/3/2024) sekitar pukul 06.17 Wita. Setelah temuan itu dilaporkan ke polisi, satu orang yang bersimbah darah diketahui sudah tak bernyawa, dan satu orang lainnya mengalami luka parah, lanjut dibawa ke RSUD Tabanan.

“Dari hasil penyelidikan masih mengalami kendala, karena korban (Maliki) belum bisa dimintai keterangan, dan juga belum ada saksi yang dapat menjelaskan peristiwa tersebut secara jelas,” ujar Kompol Sri Subakti, seraya menyebut jenazah Rian selanjutnya masih proses untuk pelaksanaan autopsi. gap

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses