Polres Tabanan Tangkap Lima Tersangka Narkoba, Dua Residivis

WAKAPOLRES Tabanan, Kompol Doddy Monza, saat merilis kasus narkoba, berikut lima tersangka dan sejumlah barang bukti yang ada, Selasa (26/4/2022). Foto: ist
WAKAPOLRES Tabanan, Kompol Doddy Monza, saat merilis kasus narkoba, berikut lima tersangka dan sejumlah barang bukti yang ada, Selasa (26/4/2022). Foto: ist

TABANAN – Satnarkoba Polres Tabanan menangkap lima tersangka kasus narkoba. Penangkapan ini dirilis Wakapolres Tabanan, Kompol Doddy Monza, Selasa (26/4/2022). Dari kelima tersangka yang kini mendekam di Rutan Polres Tabanan itu, dua di antaranya residivis dalam kasus yang sama.

Kelima tersangka yang ditangkap itu, kata Doddy, terungkap dalam tiga laporan kasus selama April 2022. Mereka adalah Komang Alit Sutarjaya (26) alias Mang Alit, I Kadek Purna Sedana (25) alias Purna, Ida Bagus Gede Wibawa Laksmana Putra (31) alias Gus De, I Nyoman Astawa (31) alias Koming, dan Ketut Mudasma (32) alias Ketut.

Bacaan Lainnya

Kompol Doddy yang didampingi Kasatnarkoba AKP I Gede Sudiarna Putra dan Kasi Humas Iptu I Nyoman Subagia menyebutkan, Mang Alit ditangkap di pinggir jalan Perumahan Taman Sekar, Desa Banjar Anyar, Kediri, Selasa (4/4) sekitar pukul 22.00 Wita. Dari tangan tersangka yang beralamat di Denpasar tersebut, polisi menyita barang bukti berupa satu paket sabu-sabu (SS) 0,49 gram, sebuah HP, dan satu unit sepeda motor.

Berikutnya adalah tiga tersangka yang ditangkap dalam satu komplotan, yakni Purna, Gus De, dan Koming. Purna ditangkap di pinggir Jalan Raya Abiantuwung, Kediri, Kamis (7/4) sekitar pukul 19.30. Menyusul dua tersangka yang ditangkap di rumah salah satu tersangka, Koming, di Banjar Tengah Buduk, Desa Buduk, Kecamatan Mengwi, Badung, sekitar pukul 21.00 Wita. Dari ketiganya polisi menyita barang bukti tujuh paket SS 2,03 gram, pipa kaca, dan lain-lain.

Baca juga :  Diisukan Digeser, Mori Patuh Keputusan DPP Gerindra, Surat Pergantian Waka DPRD NTB Belum Ada

Satu tersangka lainnya adalah Mudasma, yang ditangkap di pinggir jalan LC Subak Sanggulan, Desa Banjar Anyar, Kediri, Kamis (18/4/2022) sekitar pukul 17.30 Wita. Dari tersangka beralamat di Banjar Jumpayah, Desa Kekeran, Mengwi, Badung tersebut, polisi menyita barang bukti satu paket SS 0,6 gram dan sebuah HP. “Peran para tersangka sebagai perantara jual-beli sabu-sabu, dengan menguasai, memiliki, dan menyimpan narkotika jenis SS tanpa izin,” terang Kompol Doddy.

Para tersangka dijerat dengan Pasal 112 ayat (1) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman penjara paling singkat empat tahun, paling lama 12 tahun, dan denda paling sedikit Rp800 juta. Ada juga yang dikenakan Pasal 114 ayat (1) dengan ancaman hukuman penjara paling singkat lima tahun, paling lama 20 tahun, dan denda paling sedikit Rp1 miliar. gap

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.