Polres-Kodim Bangli Siap Amankan Pilkel Serentak

  • Whatsapp
POLRES dan Kodim 1626/Bangli menyatakan siap mengamankan Pemilihan Perbekel (Pilkel) Serentak di 13 desa di Bangli, Kamis (18/2/2021). Foto: ist
POLRES dan Kodim 1626/Bangli menyatakan siap mengamankan Pemilihan Perbekel (Pilkel) Serentak di 13 desa di Bangli, Kamis (18/2/2021). Foto: ist

BANGLI – Polres dan Kodim 1626/Bangli menyatakan siap mengamankan Pemilihan Perbekel (Pilkel) Serentak di 13 desa di Bangli, Kamis (18/2/2021). Polres Bangli bakal menurunkan sedikitnya 200 personel untuk pengamanan.

“Petugas kami tekankan agar tidak fokus pada pengamanan saja, tapi juga bisa memberi edukasi kepada masyarakat terkait pendisiplinan penerapan prokes , khususnya mencegah kerumunan. Terlebih di desa yang kasus positif Covid-19 melonjak tajam,” kata Kapolres AKBP IGA Dhana Aryawan, Rabu (17/2/2021).

Bacaan Lainnya

Lebih jauh diungkapkan, dia berharap masyarakat mematuhi semua imbauan pemerintah dalam melaksanakan hak pilihnya. Dia tidak tidak ingin pelaksanaan Pilkel nanti menjadi klaster baru penyebaran Covid-19, terlebih di desa yang kasusnya menanjak seperti di Desa Selat dan Desa Pengiangan. Penerapan prokes akan diperketat di sana.

Memastikan Pilkel lancar digelar, personel Kodim Bangli mengecek kesiapan panitia untuk pelaksanaan pencoblosan. “ Dari pemantauan itu, Kodim menilai panitia tuntas melakukan persiapan. “Mulai dari bilik, kotak suara hingga sarana prasarana prokes yakni tempat cuci tangan, masker dan kebutuhan lainnya sudah siap,” kata Dandim Letkol Inf. I Gde Putu Suwardana.

Agar tidak sampai ada klaster baru, dia minta panitia selalu berkoordinasi dengan seluruh elemen, termasuk Satgas Covid-19 dari kecamatan dan desa untuk mematuhi  protokol kesehatan selama pemilihan. “Kami juga siapkan anggota guna membantu pengamanan, serta membantu penegakan disiplin protokol kesehatan agar pelaksanaan berjalan aman dan lancar,” jelasnya.

Baca juga :  Nangluk Merana di Pantai Lebih Terapkan Prokes

Kadis PMD Kabupaten Bangli, Dewa Agung Bagus Riana Putra, menambahkan, pelaksanaan Pilkel berjalan sesuai rencana meskipun di sejumlah desa terdapat peningkatan kasus Covid 19. “Pilkel tetap jalan, cuma dalam pencoblosan nanti prokes diterapkan secara ketat, sehingga tidak menjadi klaster baru penularan Covid-19 di Bangli,” pungkasnya. gia

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.