Perkuat Sinergi Pendidikan, Dewan Pendidikan Bangli Gelar Evaluasi

SEKDA Bangli, I Dewa Bagus Riana Putra, membuka acara Laporan dan Evaluasi Kegiatan Dewan Pendidikan Kabupaten Bangli Tahun 2025, Rabu (17/12/2025). Foto: ist
SEKDA Bangli, I Dewa Bagus Riana Putra, membuka acara Laporan dan Evaluasi Kegiatan Dewan Pendidikan Kabupaten Bangli Tahun 2025, Rabu (17/12/2025). Foto: ist

POSMERDEKA.COM, BANGLI – Meningkatkan kualitas pendidikan, Dewan Pendidikan Kabupaten Bangli menggelar acara Laporan dan Evaluasi Kegiatan Dewan Pendidikan Kabupaten Bangli Tahun 2025. Kegiatan berlangsung di Gedung Bhukti Mukti Bhakti, Kantor Bupati Bangli, Rabu (17/12/2025) ini dibuka Sekda Bangli, I Dewa Bagus Riana Putra, mewakili Bupati Bangli.

Kegiatan ini dipimpin Ketua Dewan Pendidikan Kabupaten Bangli, I Made Arya Utama, dan dihadiri oleh jajaran pemangku kepentingan pendidikan. Mulai dari Kepala Disdikpora Bangli, Asisten II Setda Bangli, Anggota Dewan Pendidikan, hingga para pengawas dari Disdikpora dan Kantor Kemenag Bangli. Turut hadir Ketua Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) SD dan MKKS SMP se-Kabupaten Bangli, seluruh kepala SD dan SMP, pengurus Gerakan Pramuka Kwarcab Bangli, serta tim peneliti LPPM UHN I Gusti Bagus Sugriwa, dan tokoh pendidikan setempat.

Read More

Dalam laporannya, Made Arya Utama menyampaikan, evaluasi ini merupakan bentuk akuntabilitas, sekaligus pemetaan tantangan pendidikan di Bangli selama setahun terakhir. “Kami ingin memastikan setiap program yang dijalankan memberi dampak nyata bagi siswa dan tenaga pendidik. Melalui evaluasi ini, kita bisa melihat sejauh mana sinergi antara kebijakan pemerintah dengan implementasi di sekolah-sekolah, terutama dalam menghadapi era digitalisasi pendidikan,” ungkapnya.

Dalam sambutannya, Sekda Riana Putra menekankan, sektor pendidikan merupakan prioritas utama dalam pembangunan daerah. Dia memberi apresiasi tinggi kepada Dewan Pendidikan atas dedikasinya dalam mengawal kualitas belajar-mengajar. Pendidikan bukan hanya tanggung jawab pemerintah daerah dan sekolah, tapi kolaborasi kolektif.

“Kehadiran seluruh kepala sekolah, pengawas, hingga tokoh pendidikan di sini membuktikan komitmen kita bersama. Saya berharap hasil evaluasi ini melahirkan rekomendasi strategis, untuk mengatasi masalah disparitas kualitas pendidikan antarwilayah di Bangli,” ucapnya.

Lebih jauh disampaikan, pendidikan bukan sekadar program pembangunan, melainkan investasi strategis terbesar kita untuk masa depan daerah. Sinergi antara pemerintah, Dewan Pendidikan, dan seluruh stakeholder adalah kunci utama untuk menciptakan lingkungan belajar yang kondusif di Bangli.

“Kita berkomitmen membangun Generasi Emas Bangli, pemuda yang cerdas secara intelektual, adaptif teknologi, namun tetap berakar pada kearifan lokal Bali. Setiap kebijakan pendidikan harus berfokus pada peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), demi memperkuat daya saing dan kesejahteraan masyarakat Bangli,” pungkasnya. gia

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.