Penglipuran Village Festival Bantu Pulihkan Pariwisata Bangli

BUPATI Bangli, Sang Nyoman Sedana Arta, saat membuka Penglipuran Village Festival IX, Sabtu (11/12/2022), ditandai pemukulan kulkul (kentongan). Foto: ist

BANGLI – Desa Wisata Penglipuran kembali menggelar Penglipuran Village Festival IX, yang dibuka Bupati Bangli, Sang Nyoman Sedana Arta, Sabtu (11/12/2022).

Pembukaan dipusatkan di Jaba Pura Puseh Penglipuran, ditandai pemukulan kulkul (kentongan) oleh Bupati didampingi Ketua DPRD Bangli, I Ketut Suastika, Forkopimda, OPD terkait, serta undangan. Turut hadir Sekretaris Deputi Bidang Produk Wisata dan Penyelenggara Kegiatan Kemenparekraf, Edy Wardoyo.

Read More

Kelian Desa Adat Penglipuran, I Wayan Budiarta, dalam laporannya menyampaikan, Penglipuran Village Festival IX berlangsung selama enam hari mulai tanggal 9 s.d. 14 Desember. Kegiatan dan lomba yang diadakan yakni parade budaya, pameran, lomba tari Bali, seni pertunjukan, talk show megibung ,yoga, kelas aktivitas dan beberapa aktivitas lain.

Penglipuran Village Festival mengambil Tema “’Kalpataru”, terinspirasi dari penghargaan Kalpataru yang diterima Desa Adat Penglipuran pada Hari Lingkungan Hidup Sedunia pada tahun 1995, terkait pelestarian lingkungan yang dilakukan masyarakat setempat.

“Melalui momen ini kami harap spirit pelestarian yang dilakukan masyarakat Penglipuran dari dahulu, tetap digelorakan dan tetap tumbuh dalam jiwa dan hati masyarakat kami,” terangnya.

Bupati Sedana Arta dalam sambutannya mengatakan, berbagai terobosan dan inovasi daerah dilakukan pemerintah memulihkan sektor pariwisata, yang merupakan salah satu sektor penyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Bangli.

Antara lain penetapan branding pariwisata “Bangli The Origin of Bali” sebagai slogan promosi pariwisata Bangli, penerapan E- Ticketing dan PHR online, serta pembangunan aksesibilitas dan penataan berbagai fasilitas pariwisata seperti Anjungan Penelokan dan pedestrian di kawasan Kintamani.

Pembangunan itu dapat memberi kenyamanan bagi wisatawan, sehingga dapat meningkatkan nilai belanja dan masa tinggal wisatawan di Bangli.

Sedana Arta mengajak seluruh stakeholder, khususnya para pelaku industri pariwisata, untuk mengusung visi “Nangun Sat Kerthi Loka Bali di Kabupaten Bangli”. Dia berharap pembangunan pariwisata di Bangli dapat berkembang sejajar dengan kabupaten lain di Bali, sehingga pembangunan pariwisata Bali tidak hanya terkonsentrasi di wilayah Bali Selatan.

“Bangli, sebagai The Origin Of Bali adalah jantungnya Pulau Bali sebagai pusat peradaban Bali masa lampau, sudah sepatutnya mendapat hak untuk bangkit bersama demi kesejahteraan seluruh masyarakat Bangli,” serunya.

Diselenggarakannya Penglipuran Village Festival ini, sambungnya, diharap dapat menjadi titik balik pemulihan pariwisata pasca-pandemi Covid-19. Pula sebagai ajang promosi pariwisata Bali dan Bangli pada khususnya.

“Terlebih Desa Penglipuran menjadi salah satu tujuan wisata favorit dengan berbagai predikat penghargaan nasional dan Internasional yang diraih,” pujinya menandaskan. gia

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.