Pemkab Bangli Aggarkan Rp8,9 Miliar untuk Membangun Gedung PLUT, Kini Masuk Tender ULP

BEKAS gedung Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bangli akan dijadikan Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT). Foto: ist

BANGLI – Memberdayakan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) agar memiliki daya saing dan mandiri, Pemkab Bangli tahun ini akan membangun Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT).

Pembiayaan memakai anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) senilai Rp8,9 miliar, yang kini masuk tahap tender dan tayang di Unit Layanan Pengadaan (ULP). Lokasi pembangunan gedung untuk meningkatkan kinerja UMKM itu memanfaatkan lahan bekas gedung Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bangli.

Read More

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Bangli, Ni Luh Wardani, Rabu (8/2/2023) mengatakan, PLUT merupakan program Kementerian Koperasi dan UKM. Pembangunan gedung PLUT bertujuan mengembangkan potensi unggulan daerah, sehingga dapat meningkatkan kinerja UMKM.

Sesuai rancang-bangun, gedung di lahan seluas 23 are ini memilki 21 ruangan. “Ada ruangan pertemuan, ruang pelatihan, ruang konsultasi, ruang foto hasil produksi dan termasuk ruang display,” jelasnya.

Untuk pembangunan, jelasnya, menggunakan DAK senilai Rp8,3 miliar. Rp5,8 miliar untuk gedung, sedangkan untuk kelengkapan sarana-prasarana dianggarkan Rp2,5 miliar. Proyek ini masuk tahap tender dan tayang di ULP.

Saat ini instansinya sedang proses penghapusan aset, dengan berkoordinasi dengan KPKNL Singaraja. “Kalau proses berjalan lancar, Maret sudah ada pemenang kegiatan,” terangnya.

Pengelolaan gedung ini kelak, dia menyebut melalui kelembagaan UPTD maupun BLUD. Jika pengelolaan dengan UPTD tentu digratiskan, tapi bila dalam bentuk BLUD mekanisme pengelolaan berbeda, lebih berorientasi bisnis.

“Memang dari pusat mengharapkan PLUT dikelola melalui BLUD. Namun, karena baru dibentuk, untuk sementara kami pada awal pengelolaan bisa dikelola dengan UPTD saja dulu,” pungkasnya. gia

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.