Operasi Prokes di Pemogan, 8 Pelanggar Terjaring

  • Whatsapp
TIM Yustisi Kota Denpasar saat melaksanakan operasi Prokes PPKM di kawasan Jalan Taman Pancing Pamogam, Kamis (11/2/2021). foto: ist

DENPASAR – Secara rutin Tim Yustisi Kota Denpasar, Bali yang teridiri dari gabungan TNI, Polri, Satpol PP, Dishub, serta Linmas kembali melaksanakan operasi pendisiplinan Penetapan Protokol Kesehatan (Prokes) PPKM.

Kali ini operasi penertiban dalam penegakan disiplin protokol kesehatan dilaksanakan di wilayah Kelurahan Sesetan, Denpasar Selatan bagi pengguna jalan serta pertokoan, tepatnya kawasan Jalan Taman Pancing Pamogam, Kamis (11/2/2021).

Bacaan Lainnya

Kepala Satuan Pol PP Kota Denpasar, I Dewa Gede Anom Sayoga mengatakan, operasi pendisiplinan prokes pagi ini dilakukan terkait pelaksanaan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro dengan menyasar para pelaku usaha dan masyarakat yang berada di wilayah tersebut.

Hasil dari pelaksanaan operasi prokes tersebut, sedikitnta 8 pelanggar terjaring, seorang diantaranya tidak menggunakan masker dan 7 orang didapati menggunakan masker dengan tidak benar.

Sesuai dengan Peraturan Gubernur Nomor 46  tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan, 1 orang tersebut langsung didenda sebesar Rp 100 ribu di tempat. Dan 7 orang untuk yang menggunakan masker dengan tidak benar dilakukan pembinaan oleh petugas dengan hukuman sosial.

Kegiatan ini akan terus dilaksanakan guna memutus mata rantai penyebaran covid 19, yang sedang melanda dan kegiatan ini tentu untuk mencegah terjadinya klaster baru lagi di masyarakat. ”Untuk itu kegiatan operasi ini sangat perlu, karena kami khawatir kemunculan klaster-klaster baru,” ujarnya.

Baca juga :  Peringatan Bulan Bahasa Bali di Gianyar, Momentum dan Langkah Nyata Pelestarian Bahasa dan Aksara Bali

Operasi ini juga bertujuan mengajak masyarakat selalu menjaga kesehatan dengan tetap mengikuti anjuran prokes dan menjaga kebersihan baik itu kebersihan diri maupun lingkungan. ”Tim yustisi tidak semata-mata mencari kesalahan, namun terus melakukan edukasi kepada masyarakat untuk mencegah penularan virus, dan sesegera mungkin kita bisa terlepas dari lingkaran penyebaran virus Covid-19 ini,” ujarnya. yes

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.