Penjualan Ikan Hias Meningkat di Tengah Wabah Corona

  • Whatsapp
PEDAGANG ikan hias di Jalan Sudirman, Kota Negara. Jika pelaku usaha lain kelimpungan di tengah pandemi, sebaliknya omzet penjualan ikan hias meningkat di tengah wabah Corona. man
PEDAGANG ikan hias di Jalan Sudirman, Kota Negara. Jika pelaku usaha lain kelimpungan di tengah pandemi, sebaliknya omzet penjualan ikan hias meningkat di tengah wabah Corona. man

JEMBRANA – Pandemi Covid-19 yang  berlangsung hampir enam bulan membuat pelaku usaha kelimpungan karena penjualannya merosot menghadapi segala pembatasan akibat Corona ini. Namun berbeda dengan pedagang ikan hias yang ada di Kabupaten Jembrana, omzetnya justru meningkat.

Pedagang ikan hias, Yudianto, menuturkan, dimasa pandemi omzetnya meningkat. Rata-rata 20-25 orang per hari bertransaksi di kios ikan hiasnya yang terletak di  Jalan WR Supratman No.20, Pendem, Kecamatan Jembrana. ‘’Sebenarnya bisnis ikan hias dan aquarium ini pasang-surut. Namun saat ini ada peningkatan drastis. Banyak pelanggan baru datang. Sebagian dari mereka baru memulai membuat kolam maupun mememlihara ikan hias dalam aquarium maupun kolam,’’ tuturnya, Rabu (30/9/2020).

Bacaan Lainnya

Lebih lanjut, Yudianto mengatakan, sejak mulai berbisnis ikan hias 20 tahun silam, selain ikan hias, konsumennya juga banyak yang membeli peralatan kolam. Seperti pompa air, filter, tanaman sintetik, pipa dan batu batu hias. ‘’Disini yang paling banyak dicari itu ikan koi dan ikan cupang. Segmennya berbeda. Ikan koi banyak dicari pembeli dewasa, sedangkan cupang digemari anak-anak,’’ jelasnya

Selain itu, banyak juga konsumennya yang datang untuk sekadar diskusi tentang perawatan kolam maupun kondisi ikan-ikan mereka. “Rata-rata karena baru memiliki kolam, jadi banyak juga mereka yang sekadar tanya-tanya. Terutama tentang koi, karena tingkat kesulitan memelihara ikan jenis ini beda dengan jenis ikan lainnya,’’ ujarnya.

Baca juga :  Denpasar Tambah 17 Pasien Sembuh, Kasus Positif Covid-19 Bertambah 20 Orang

Yudianto juga mengungkapkan, tantangan terbesar berbisnis ikan hias saat ini adalah faktor iklim dan cuaca. Saat ini iklimnya cenderung dingin, sehingga berpengaruh terhadap kesehatan ikan hiasnya. Terutama untuk jenis ikan koi. “Ikan koi ini agak sensitif terhadap cuaca saat ini. Ya ada saja yang mati saat pengiriman baru datang. Itu risikonya  kita bisnis ikan hias,’’ katanya. Hal senada diungkapkan pedagang ikan lainya yakni Iwan. Lapak ikan hiasnya yang terletak di bilangan Jalan Sudirman, Negara mulai ramai dikunjungi pembeli sejak pandemi berlangsung. “Ya lumayanla. Ada saja yang cari biasanya sore-sore ramai kesi beli ikan hias untuk koleksi kolam maupun aquarium di rumah,’’ dakunya. man

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.