Nyuri Uang Demi Pulang Kampung, Badut Diringkus

  • Whatsapp
PRIA berprofesi sebagai badut di Jembrana nekat mencuri uang demi pulang ke kampung halaman. Foto: ist

JEMBRANA – Seorang pria berinisial FS (25) asal Banyuwangi, Jawa Timur diringkus Satreskrim Polres Jembrana karena melakukan tindak pidana pencurian uang dengan kekerasan. Pemuda yang berprofesi sebagai badut di Kabupaten Jembrana, tersebut nekat mencuri uang demi bisa pulang ke kampung halamannya.

Kasatreskrim Polres Jembrana, AKP M. Reza Pranata, seizin Kapolres Jembrana, AKBP I Dewa Gde Juliana, berkata, karena merasa pendapatan menjadi badut di Jembrana sedikit, FS mencuri uang di salah satu pedagang buah. ‘’Dia ingin pulang kampung ke Jawa,’’ kata Kapolres, Jumat (7/1/2022).

Bacaan Lainnya

Reza menjelaskan, aksi pencurian yang dilakukan oleh FS terjadi di Jalan Ahmad Yani, Kabupaten Jembrana, pada Senin (3/1/2022). Saat itu, FS bingung karena tidak memiliki uang untuk pulang ke kampung halamannya di Banyuwangi.

Selanjutnya, sekitar pukul 19.30 Wita, FS melihat korban atas nama Ni Nyoman Widastri (57) berjualan buah di Jalan Ahmad Yani, Kabupaten Jembrana. FS lantas berpura-pura menjadi pembeli yang akan membeli buah jeruk dari korban.

Pelaku menyuruh korban untuk mengupas kulit jeruknya sambil duduk di halte belakang tempat korban berjualan. Tidak lama kemudian, dengan posisi membelakangi korban, pelaku FS langsung memukul kepala korban dengan menggunakan batu sebanyak dua kali.

Baca juga :  BNNK Gianyar Ciduk Dua Pemilik Narkotika

Akibatnya, korban terjatuh dan tidak sadarkan diri. ‘’Melihat korban tak sadarkan diri, pelaku kemudian mengambil dompet dan handphone korban kemudian kabur melarikan diri,’’ kata Reza.

Atas kejadian tersebut, korban melapor ke Polres Jembrana. Polisi kemudian melakukan penyelidikan dan olah tempat kejadian perkara. Setelah mendapatkan informasi dari salah satu teman pelaku yang juga berprofesi sebagai badut pengamen, polisi langsung melakukan pengejaran terhadap pelaku yang hendak pulang kampung.

Pelaku berhasil ditangkap pada Selasa (4/1/2022) di Jalan Raya Srono, Kecamatan Rogojampi, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur. ‘’Pelaku melancarkan aksinya dengan memukul korban dari belakang menggunakan batu sebanyak dua kali, sehingga korban terjatuh dan tidak sadarkan diri. Korban mengalami luka robek di kepala,’’ jelas Reza.

Polisi berhasil mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu unit handphone merek Nokia 105 warna biru dan uang tunai sebesar Rp15.000. Atas perbuatannya itu, pelaku dijerat pasal 365 ayat (1) KUHP dengan ancaman pidana maksimal 9 tahun penjara. man

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.