POSMERDEKA.COM, BULELENG – Beredar tabel nama dr. I Nyoman Sutjidra-Gede Supriatna mendapat rekomendasi sebagai calon Bupati dan Wakil Bupati Buleleng pada Pilkada 2024 mendatang. Gambar tabel itu bahkan berisikan rasio potensi kemenangan yang mencapai 70 persen.
Terkait beredarnya tabel itu, Sutjidra mengaku belum menerima rekomendasi partai secara resmi. Dia beralasan tabel yang beredar luas di media sosial itu hanya isu saja. Tabel itu, sebutnya, mungkin merupakan tabel untuk pelatihan kader PDIP beberapa waktu yang lalu.
“Yang jelas kami belum terima rekomendasi itu. Iya, kalau beredar di media sosial itu sah-sah saja. Namun, yang resmi belum kami terima, jadi belum berani memastikan,” jawab Sutjidra, Selasa (6/8/2024).
Jika seandainya nanti rekomendasi itu benar mengusung dia sebagai calon Bupati, Sutjidra berkata sebagai kader siap saja jika memang ditugaskan dengan siapa pun. “Sebagai kader sudah barang tentu tegak lurus dengan perintah Ketua Umum, Bu Mega,” tegasnya.
Dia mengakui pendaftaran calon untuk Pilkada Serentak tinggal menghitung hari, yakni tanggal 27-29 Agustus mendatang. Hanya, dia mendaku tidak tahu secara pasti kapan rekomendasi akan turun. “Kalau soal kapan rekomendasi turun, itu semua kebijakan DPP. Yang jelas kami tetap tegak lurus,” lugas Wakil Bupati Buleleng periode 2012-2022 tersebut.
Hal senada disampaikan Supriatna, yang turut menegaskan rekomendasi PDIP hingga saat ini belum keluar. Jika rekomendasi itu sudah keluar, dia berjanji untuk menyampaikan siapa saja nama-nama yang direstui partai.
“Sampai saat ini kami masih menunggu rekomendasi dan pencermatan dari DPP,” sahutnya saat dimintai tanggapan di kesempatan terpisah.
Sembari menunggu rekomendasi, ungkapnya, saat ini DPC PDIP Buleleng tengah melakukan konsolidasi di masing-masing kecamatan. Selain itu, pada pekan ini dia juga melakukan pendidikan kader PDIP yang terpilih pada Pemilu 2024. Tujuannya agar ideologi partai bisa masuk ke para anggota DPRD itu. “Terutama yang baru terpilih,” urainya.
Disinggung bila benar rekomendasi turun kepadanya, Supriatna menyatakan sangat siap. “Siap menerima tugas. Siap ditugaskan dan siap untuk tidak ditugaskan,” paparnya memungkasi. edy
























