Mensos Bagikan BST di Kusamba, Bupati Suwirta Kenalkan Program Pengentasan Kemiskinan di Klungkung

  • Whatsapp
Foto : MENSOS MENSOS RI, Juliari P. Batubara menyapa warga Desa Kusamba, Kecamatan Dawan, Klungkung, Jumat (21/8). Foto: baw
Foto : MENSOS MENSOS RI, Juliari P. Batubara menyapa warga Desa Kusamba, Kecamatan Dawan, Klungkung, Jumat (21/8). Foto: baw

KARANGASEM – Menteri Sosial Republik Indonesia, Juliari P. Batubara melakukan kunjungan kerja kebupaten Klungkung guna menyerahkan Bantuan Sosial Tunai (BST), Jumat (21/8). Kunjungan Mensos diterima Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta, di Banjar Pancingan, Desa Kusamba, Kecamatan Dawan. Di hadapan Juliari, Suwirta memperkenalkan program pengentasan kemiskinan di Kabupaten Klungkung.

Suwirta mengawali sambutan selamat datangnya dengan menceritakan gambaran umum kondisi geografis dan perkembangan kasus Covid-19 di Kabupaten Klungkung. Suwirta mengenalkan program yang telah dirancang dalam upaya mengentaskan kemiskinan di Klungkung.
Di antaranya program memberangkatkan anak dari keluarga miskin ke kapal pesiar. Ada juga program hidroponik masuk keluarga miskin.

“Harapan kami, dengan program tersebut, warga miskin mendapat penghasilan tambahan, bisa keluar dari kemiskinan,” ungkap Suwirta.
Sementara Juliari mengungkapkan, pandemi Covid-19 berpengaruh terhadap perekonomian. Meski tidak bisa menggantikan penghasilan sepenuhnya, minimal bisa mengurangi kesulitan dan beban warga. “Apa yang kami berikan mudah-mudahan juga bisa menggerakkan ekonomi lokal, bisa dibelanjakan di daerahnya masing-masing,” kata Juliari.

Baca juga :  Positif Covid-19 di Denpasar Bertambah Satu Orang

Dikatakannya, BST adalah program yang digagas Presiden Joko Widodo untuk seluruh rakyat terdampak Covid-19. Bantuan disalurkan melalui Kementerian Sosial. Penyaluran dibantu PT Pos Indonesia. Bantuan ini akan diteruskan sampai bulan Desember dengan besaran bantuan Rp300 ribu per bulan. Bantuan kali ini merupakan tahap keempat dan kelima.

Pada kesempatan itu, Juliari juga menyinggung bantuan sosial nontunai dengan transaksi melalui elektronik warung gotong royong (e-warong). Diharapkan, kebutuhan yang dijual e-warong di Kabupaten Klungkung dipasok dari produk lokal Klungkung sehingga bantuan dari pusat bisa menggerakkan ekonomi kerakyatan. “Mudah-mudahan warga Klungkung diberikan berkah yang melimpah dan kita bisa keluar dari Covid-19,” pungkasnya. baw

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.