Menangkan Airlangga, Golkar Wajib Revolusi Gaya Kampanye, Waketum Golkar Sambangi Semar Bali

ERWIN Aksa didampingi Sugawa Korry (kanan), Sumarjaya Linggih (tiga kanan) dan Dauh Wijana (kiri) usai diklat Relawan Semar di DPD Partai Golkar Bali, Selasa (17/5/2022). Foto: ist
ERWIN Aksa didampingi Sugawa Korry (kanan), Sumarjaya Linggih (tiga kanan) dan Dauh Wijana (kiri) usai diklat Relawan Semar di DPD Partai Golkar Bali, Selasa (17/5/2022). Foto: ist

DENPASAR – Merealisasikan target Ketua Umum Airlangga Hartarto memenangkan Pilpres 2024 mendatang, Partai Golkar wajib melakukan revolusi gaya kampanye. Pola komunikasi yang dijalankan mesti mengikuti kondisi kekinian yang serba-digital, dengan penguatan terutama pada konten dan narasi. Pesan itu disampaikan Waketum Partai Golkar Bidang Penggalangan Strategis, Erwin Aksa, saat mengisi acara diklat Relawan Semeton Airlangga (Semar) di wantilan DPD Partai Golkar Bali, Selasa (17/5/2022).

Menurut Erwin, ada sejumlah hal perlu ditekankan untuk menang Pilpres. Pertama, lebih awal daripada yang lain. Artinya, Golkar mulai kerja untuk menggalang suara, tidak ada waktu diskusi dan presentasi, fokus mencari suara sebanyak-banyaknya.

Read More

Selanjutnya, kata dia, mengubah komunikasi publik, media, dan pendukung. Menariknya, entah sadar atau tidak kegiatannya diliput media massa, Erwin justru minta kader tidak lagi berkomunikasi publik dengan berbasis jurnalistik, melainkan berbasis konten media sosial (medsos). “Tiktok, Instagram, Reels, dan Youtube disebar lewat grup agar viral. Medsos dan konten itu kunci, yang punya pesan dan narasi bagus jadi kunci menang pemilu. Konten dibuat bagus dan viral,” serunya dalam acara yang juga dihadiri para ketua DPD kabupaten/kota seluruh Bali dan anggota DPR RI, I Gde Sumarjaya Linggih.

“Harus berproses, jangan komentar top, mantap kalau ada konten kita, (ganti dengan) harus jadi capres kami. Gaya kampanye kita harus direvolusi,” sambungnya.

Strategi lain, paparnya, kader harus gencar menyuarakan keberhasilan Airlangga selaku Menko Perekonomian. Antara lain pemberian insentif kepada tenaga kesehatan (nakes) di Indonesia, sebagai bentuk terima kasih kepada paramedis yang dua tahun terakhir berjuang menaklukkan pandemi Covid-19.

“Mereka harus tahu insentif itu dari kantong Menko Perekonomian, ini harus kita gencarkan. Nanti kita buat gerakan datangi paramedis, bawa bunga atau buah. Pasang billboard ucapan terima kasih untuk nakes, pesan ini harus kita sampaikan,” serunya.

Sebelumnya, Ketua DPD Partai Golkar Bali, Nyoman Sugawa Korry, memuji Erwin yang disebut serius ingin bertemu para relawan Semar yang menjalani diklat. Erwin ingin menangani Semar untuk bertahap dan berkelanjutan menyusun langkah strategis memenangkan Airlangga. “Beliau naik jet pribadi dari Jakarta ke Bali, ini menandakan keseriusan beliau bertemu rekan-rekan Semar,” ucap Sugawa disambut aplaus ratusan relawan Semar yang setia menunggu Erwin sejak pagi, karena kedatangannya terpaksa diundur.

Sugawa melaporkan, Golkar Bali membumikan program pertanian untuk mewujudkan keseimbangan baru struktur ekonomi di Bali dengan menyumbang petani 43.000 bibit alpukat khas untuk jembatan komunikasi. Dan, sampai 2023 sampai 100 ribu bibit agar bisa jadi andalan ekspor. Pihaknya juga membina 100 kelompok tani, dan menarget  ada panen perdana tiga tahun lagi. “Kita hadir ke petani memberi solusi dengan membagikan bibit vanili agar Bali bisa kembali jadi eksportir,” lugas Wakil Ketua DPRD Bali itu.

Sadar kegiatan di wantilan kurang nyaman karena gerah, Sugawa minta relawan Semar merasa di rumah sendiri. Dia berkelakar pada saatnya para relawan akan bangga jadi relawan Semar. “Ini sudah teruji setia. Terlambat dua jam acara tapi masih tetap di tempat. Yang jelas Pak Erwin terlambat bukan karena disengaja,” pungkasnya. hen

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.