DENPASAR – Perkembangan harian kasus positif Covid-19 di Bali terus meningkat menjadi 1.080 orang, setelah ada tambahan 35 orang, Senin (22/6/2020) yang didominasi penularan transmisi lokal (TL).
Berdasarkan keterangan Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Provinsi Bali, ke-35 kasus baru positif hampir menyebar di seluruh kabupaten/kota di Bali, kecuali Jembrana nihil. ”Dari ke-35 itu masih didominasi transmisi lokal sebanyak 30 orang dan sisanya 5 orang PMI atau Pelaku Perjalanan Luar Negeri/PPLN),” terang Dewa Indra.
Rinciannya, Bangli kali ini menjadi penyumbang terbanyak 18 orang (15 TL dan 3 PPLN), disusul Denpasar 5 orang (TL), Gianyar 4 orang (TL), Badung 3 orang (TL), Karangasem 2 orang (TL), Klungkung 1 orang (TL), Tabanan 1 (PPLN) dan Buleleng 1 orang (PPLN).

”Dengan tambahan 35 orang itu, secara kumulatif kasus positif Covid-19 di Bali berjumlah 1.080 orang,” terang Dewa Indra seraya menyebutkan, jumlah meninggal tetap 9 orang (7 WNI, 2 WNA) atau tidak ada penambahan.
Kabar baiknya, dihari yang sama, sebanyak 12 pasien yang tersebar di lima kabupaten/kota dinyatakan sembuh sehingga totalnya menjadi 615 orang. Rinciannya, Denpasar 6 orang (TL), Badung 2 orang (TL), Gianyar 1 orang (TL), Tabanan 1 orang (TL) dan Klungkung 2 orang (1 TL dan 1 PPLN).
”Sementara Jumlah pasien positif dalam perawatan (kasus aktif) 456 orang (455 WNI, 1 WNA) yang berada di 11 rumah sakit, dan dikarantina di Bapelkesmas, UPT Nyitdah dan BPK Pering,” imbuh Dewa Indra yang juga Sekda Provinsi Bali itu.
Dewa Indra juga kembali mengingatkan masyarakat agar semakin sadar dan disiplin dalam melakukan upaya pencegahan virus Covid-19, apalagi tertular akibat transmisi lokal makin jadi ancaman.
Birokrat asal Pemaron Buleleng ini juga meminta semua elemen masyarakat membantu dan bekerjasama dengan petugas survailans Dinas Kesehatan dalam melaksanakan tracing contact untuk menemukan siapapun yang pernah kontak dekat dengan orang yang positif Covid-19.
”Dengan demikian, kita bisa menangani lebih awal orang-orang yang berisiko terinfeksi Covid-19 guna mencegah penyebaran berikutnya kepada orang lain,” pungkas Dewa Indra. yes
























